Warga Layangkan Class Action Soal Sampah, Pemkot Tangsel Bakal Bebenah
Minggu, 25 Januari 2026 | 16:36
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menanggapi langkah class action yang ditempuh warganya terkait pengelolaan sampah.
TANGERANGNEWS.com-Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan mengalami lonjakan menjelang Pilkada, selama November 2020.
Kordinator Rumah Lawan COVID-19 Tangsel Suhara Manullang mencatat, kini terdapat sebanyak 117 pasien yang menjalani masa karantina.
"Kami mengalami lonjakan pasien karena pada hari ini ada 117 pasien yang dirawat, di mana data ini merupakan terbanyak dari awal kita buka RLC ini," papar Suhara, Sabtu (28/11/2020).
Ratusan pasien tersebut dinyatakan terjangkit positif COVID-19 usai menjalani serangkaian pemeriksaan secara mandiri, ataupun instansi tempatnya bekerja.
Atas melonjaknya kasus tersebut, Suhara kini tengah mempersiapkan cara untuk mengantisipasi penuhnya kapasitas tempat karantina terpusat di Tangsel ini.
Namun untuk saat ini, ia memastikan bahwa RLC yang memiliki kapasitas hingga 150 tempat tidur itu, masih mampu menampung pasien.
"Situasi seperti ini harus kami antisipasi dari sekarang, karena ditakutkan terjadi hal-hal secara mendadak," kata Suhara.
Sebagai solusinya, RLC Tangsel akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan sejumlah rumah sakit guna mengantisipasi penuhnya kapasitas perawatan.
"Nantinya kami berencana pasien yang sudah dinyatakan reaktif dari hasil rapidnya akan dialihkan di Rusunawa Serua sambil menunggu hasil swab test. Ini baru rencana jika pasien terus melonjak," tuturnya.
Namun seiring dengan melonjaknya kasus tersebut, Suhara menyebut bahwa tingkat kesembuhan juga turut mengalami peningkatan.
"Sejak dibuka April 2020, RLC Tangerang Selatan telah merawat 1.010 orang pasien COVID-19 dan reaktif rapid test," pungkasnya.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menanggapi langkah class action yang ditempuh warganya terkait pengelolaan sampah.
TODAY TAGTugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.
Tampak peti jenazah yang berisi jasad Captain Andy itu ditutupi dengan bendera merah-putih. Suasana semakin haru ketika para pelayat menyaksikan jenazah diturunkan dari mobil jenazah ke dalam rumah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews