Connect With Us

10 Hektare Aset Tanah Pemkot Tangsel Akhirnya Bersertifikat

Muhamad Heru | Jumat, 4 Desember 2020 | 14:31

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany saat menerima sertifikat tanah dari BPN. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Aset tanah milik Pemerintah Kota Tangsel seluas 10 hektare akhirnya mendapat sertifikat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

 

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan sertifikat ini adalah sebuah bukti yang bisa digunakan oleh pemerintah sebagai objek perlindungan hukum.

Sehingga dia berterimakasih kepada BPN yang sudah membantu Pemkot Tangsel dalam mendapatkan sertifikat tersebut.

 

”Dengan adanya sertifikat, bisa membuat kami memiliki kepastian hukum dalam menggunakan aset Kota Tangsel,” kata dia saat menerima sertifikat aset dari BPN, Jumat (4/12/2020).

 

Aset yang sudah bersertifikat ini akan bisa menjadi fasilitas sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh masyarakat.

 

"Sementara saat ini masih ada beberapa aset yang belum disertai dengan sertifikat, kita akan urus agar seluruhnya bersertifikat," ujarnya.

 

Kepala Kanwil BPN Provinsi Banten Andi Tenri Abeng menyatakan BPKAD Kota Tangsel harus segera mengurus beberapa bidang tanah yang belum bersertifikat.

 

Sebab ini merupakan kewajiban pemerintah untuk segera memastikan salah satu produk hukum, salah satunya adalah sertifikat.

 

”Jadi BPKAD segera diurus ya, sebab ini kan memang salah satu produk penting yang harus dimiliki oleh pemerintah,” kata dia.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangsel Himsar menjelaskan bahwa penyerahan sertifikat ini merupakan tindak lanjut kerjasama BPN dengan Kemenag dan Pemerintah Kota Tangsel.

 

Setidaknya ada 40 bidang tanah tersebar di seluruh kecamatan Atau tepatnya di 17 kelurahan. Dari seluruh kelurahan tersebut, luas bidang tanah memiliki 10 hektar lebih.

”Rinciannya, 10 bidang diantaranya berbentuk kantor kelurahan. Ada dua puskesmas, kemudian dua posyandu,” kata dia.

 

Selain itu di sektor pendidikan ada Gedung Sekolah Dasar sebanyak 11 bidang. Sementara sekolah menengah pertama sebanyak tiga bidang.

Kemudian fasiltas olahraga ada dua. Dan saat ini pemerintah Kota Tangsel sedang merencanakan pembangunan gedung perkantoran sebanyak tujuh bangunan.

 

Himsar berharap setelah diberikannya sertifikat ini diharapkan bisa meningkatkan pembangunan daerah di Kota Tangsel.

 

Sementara Kepala BPKAD Kota Tangsel Warman Syahnudin, menjelaskan, selain penyerahan  sertifikat tanah, diserahkan juga tanah wakaf yang terdiri dari 41 tanah aset dan 71 tanah wakaf ke Pemkot Tangsel.

TANGSEL
Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Tangerang

Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Tangerang

Kamis, 11 Juni 2026 | 05:19

Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green yang mulai berlaku pada Rabu, 10 Juni 2026, mulai memengaruhi pola pembelian masyarakat di sejumlah SPBU wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan.

BANTEN
APDESI dan Pemuda Pancasila Gagas Bangun Kandang Ayam di Tiap Desa, Sudah Berjalan di Pandeglang

APDESI dan Pemuda Pancasila Gagas Bangun Kandang Ayam di Tiap Desa, Sudah Berjalan di Pandeglang

Kamis, 11 Juni 2026 | 18:51

Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih bersama ormas Pemuda Pancasila (PP) menggagas program bangun kandang ayam di tiap desa sebagai salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional lewat peternakan.

KAB. TANGERANG
Harga Obat di Kabupaten Tangerang Ikut Naik Gegara BBM, Dinkes Kurangi Jatah Warga

Harga Obat di Kabupaten Tangerang Ikut Naik Gegara BBM, Dinkes Kurangi Jatah Warga

Kamis, 11 Juni 2026 | 19:32

Obat-obatan di Kabupaten Tangerang mengalami kenaikan harga hingga 20 persen akibat melonjaknya harga BBM yang disebabkan melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill