Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Sepasang sandal menjadi saksi bisu peristiwa maut di Jalan Sukamulya Raya, Kampung Dukuh, Serua Indah, Ciputat, Tangsel, Jumat (18/12/2020) malam.
Seorang bocah berinisial H ,4, tewas tertabrak mobil bak terbuka saat bermain di jalanan.
Basri, 23, saksi mata kejadian tersebut menuturkan, insiden nahas itu terjadi tak lama usai Adzan Magrib berkumandang, sekitar pukul 18.00 WIB.
"Saya sih tidak melihat jelas. Tiba-tiba saya dengar bunyi 'bruk' gitu, terus langsung pada teriak, kirain ada apa," ujar Basri, penjaga warung kelontong di sekitar lokasi kejadian.
Saat dilihat, ternyata terdapat korban tergeletak di jalanan yang sudah bersimbah darah.
Saksi lainnya, Adam, 17, mengatakan kejadian itu terjadi saat korban bersama temannya sedang bermain.
Korban tertabrak saat hendak menyebrang jalan. Tiba-tiba di saat yang bersamaan terdapat mobil bak terbuka berwarna hitam melintas dari arah Serua, Ciputat ke arah Bambu Apus, Pamulang.
"Almarhum main di jalanan sama temannya. Terus dia ingin nyebrang, tiba-tiba ada mobil bak hitam. Mobilnya enggak begitu kencang," ujar Adam.
Begitu tertabrak, kata Adam, korban lantas terjatuh dan kepalanya terlindas ban mobil.
"Keserempet, terus jatuh, dan kepalanya terlindas. Terus mobilnya sempat berenti," katanya.
Melihat kejadian itu, Adam mengatakan, bahwa pengemudi mobil sempat berhenti dan membawa korban yang sudah berlumuran darah ke rumah sakit terdekat.
Namun nahas, nyawa korban tak bisa diselamatkan. Bocah berusia empat tahun itu menghembuskan nafas terakhirnya.
"Mobilnya (sopirnya) tanggung jawab. Dia berhenti terus bawa ke rumah sakit. Kayaknya meninggal di jalan," ujar Adam.
Pantauan di lokasi, kini masih terlihat bercak darah bekas korban tertabrak. Bahkan, sepasang sandal milik korban masih tergeletak menjadi tepat di tempat korban tertabrak.
Saat ini, bekas darah akibat insiden nahas itu sudah ditutupi tanah. Terlihat pula koin dan pasir menutupi darah di tempat korban tertabrak. (RED/RAC)
TODAY TAGMenikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews