Wabup Lebak Geram Disebut Mantan Napi oleh Bupati, Halalbihalal Berujung Adu Mulut
Senin, 30 Maret 2026 | 20:45
Acara Halalbihalal yang seharusnya menjadi momen saling memaafkan di Pendopo Bupati Lebak berubah tegang, Senin 30 Maret 2026.
TANGERANGNEWS.com-Puluhan ribu warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tercatat kembali akan mendapatkan bantuan sosial (bansos) dalam bentuk uang tunai atau BST.
Penerima bantuan yang menjadi program Kementerian Sosial bagi masyarakat terdampak COVID-19 ini setidaknya akan diperuntukkan bagi 92.737 kepala keluarga (KK) yang teratat.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari data penerima bansos sebelumnya yang disalurkan dalam bentuk sembako.
"Penerima BST sama seperti penerima paket sembako sebelumnya, ditambah 9.145 KK menjadi 92.737 KK, dari 83.592 KK. Semua diinput dalam sistem informasi kesejahteraan sosial Kemensos," tutur Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Tangerang Selatan Wahyunoto Lukman, Senin (4/1/2021).
Nantinya, bantuan berupa uang tunai tersebut akan dicairkan secara berkala selama empat bulan berturut-turut, mulai Januari hingga April 2021 mendatang.
"Yang sebelumnya untuk 2020 berupa paket sembako, ditranformasi untuk 2021 menjadi BST. Jumlah bantuannya senilai Rp300 ribu per bulan, disalurkan melalui PT Pos mulai Januari," terangnya.
Wahyu menargetkan, akan mulai mencairkan bantuan tersebut pada pekan kedua di bulan Januari ini.
"Mulai penyaluran direncanakan minggu kedua januari 2021. Untuk Jabodetabek akan disalurkan langsung ke alamat oleh PT POS. Jika alamat tidak ditemukan koordinasi dengan Dinsos," pungkasnya.
Acara Halalbihalal yang seharusnya menjadi momen saling memaafkan di Pendopo Bupati Lebak berubah tegang, Senin 30 Maret 2026.
TODAY TAGAksi warga yang turun tangan memperbaiki kerusakan di Flyover Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat respons langsung dari pemerintah daerah setempat.
Pemerintah resmi mulai memberlakukan aturan baru terkait pembatasan penggunaan media sosial bagi anak-anak mulai Sabtu, 28 Maret 2026.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews