Connect With Us

Korban Hipnotis di Bintaro Tangsel Bilang Nomor Bos Diganti

Rachman Deniansyah | Senin, 4 Januari 2021 | 19:34

Tampak Inu Rahma,19, pegawai barista kopi di kawasan Bintaro Sektor 3, Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Inu Rahma,19, seorang wanita berparas cantik yang bekerja sebagai barista yang terletak di kawasan Bintaro Sektor 3, Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan telah menjadi korban hipnotis, Senin (28/12/2020) lalu.  

Inu menceritakan insiden yang dialaminya tersebut. Kejahatan itu dialami saat Inu sedang bekerja seorang diri. 

"Tiba-tiba ada pelaku datang. Sejak awal, pelaku datang langsung nanyain bos. Dia  terus ngajak saya ngobrol," ujar Inu kepada TangerangNews.com di tempatnya bekerja, Senin (4/1/2021). 

Saat ingin menjalankan aksinya, pelaku sempat berhenti lantaran terdapat pembeli yang datang. Namun, pelaku kembali melancarkan aksinya saat Inu setelah itu. 

"Nanya-nanya, bos ke sini enggak. Katanya dia disuruh ambil duit," imbuhnya. 

Tak lama kemudian, untuk meyakini korbannya pelaku meminjam telepon genggam milik Inu, dengan dalih ingin memberi kabar kepada si bos. 

"Ternyata nomor asli bos saya dihapus, terus dia masukin nomor telepon yang berpura-pura bos saya," tuturnya. 

Inu tak tahu saat posisi sedang apa, dirinya mulai terhipnotis oleh pelaku.

"Saya kaya bingung gitu, jadi saya menurut semua kata-kata dia. Soalnya dia ngomong di depan saya banget," katanya. 

Tak banyak yang dapat dilakukannya, Inu hanya menuruti seluruh perintah yang dilakukan oleh pelaku, termasuk memberikannya uang senilai jutaan rupiah. 

"Uang senilai Rp2,1 juta dari laci kasir dan uang laporan penjualan. Selain itu juga dia minta Tab (gawai) milik toko," ungkapnya. 

Usai mendapatkan barang incarannya itu, pelaku yang disebut berbadan tinggi besar itu pun pergi meninggalkan kafe. 

Seiring dengan kepergian pelaku, Inu baru sadar dirinya baru saja menjadi korban hipnotis. 

"Saya langsung sadar. Saya langsung telpon bos saya," sambungnya.

Atas kejadian itu, di hari yang sama ia pun langsung melaporkan kejadian yang dialaminya itu ke Polsek Pondok Aren.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

KOTA TANGERANG
Innalillahi, KH Chairuddin Sosok Pengayom Wartawan Tangerang Meninggal Dunia

Innalillahi, KH Chairuddin Sosok Pengayom Wartawan Tangerang Meninggal Dunia

Selasa, 3 November 2026 | 17:41

Kabar duka menyelimuti masyarakat Kota Tangerang. Ketua Harian Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Al-Azhom, KH Chairuddin bin H. Serin Mukhtar, menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa 3 November 2026, pukul 14.25 WIB.

KAB. TANGERANG
Lansia Driver Taksi Online Jadi Korban Begal Bersajam, Mata DItutup Badan Diikat Lalu Ditinggal di Tigaraksa

Lansia Driver Taksi Online Jadi Korban Begal Bersajam, Mata DItutup Badan Diikat Lalu Ditinggal di Tigaraksa

Selasa, 3 November 2026 | 18:49

Seorang pengemudi taksi online berinisial SP, 67, diduga menjadi korban pembegalan di Lapangan Kampung Bugel, Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu 31 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill