Connect With Us

Tangsel Salurkan 12.711 Vaksin COVID-19, Ini Rinciannya

Rachman Deniansyah | Senin, 4 Januari 2021 | 20:22

Kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan berencana akan mulai menyalurkan vaksin COVID-19 secara bertahap, mulai 14 Januari 2021 mendatang.

Vaksinasi tersebut, nantinya lebih dulu akan disalurkan kepada para tenaga kesehatan (nakes), TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). 

Pelaksana Tugas Dinas Kesehatan Deden Deni memaparkan, setidaknya terdapat 12.711 vaksin yang nantinya akan siap disalurkan. 

"Tenaga Kesehatan (Nakes) sebanyak 9.764, TNI sebanyak 1.208 personel, Polri sebanyak 1.423 personel dan Satpol PP sebanyak 316 personel. Kita akan memberikan vaksin COVID-19 ini secara bertahap," papar Deden melalui keterangan resminya, Senin (4/1/2021). 

Guna kelancarannya, Deden mengatakan, pihaknya kini tengah fokus mengikuti pelatihan penyaluran vaksin COVID-19 Sinovac tersebut.

"Hari ini kami baru pelatihan dari Kemenkes, kemudian nanti baru disampaikan teknis pengiriman vaksin dari Provinsi ke kami," sambungnya.

Sekretaris Dinkes Tangsel, Alin Hendarlin Mahdaniar menjelaskan, vaksin ini nantinya akan diberikan kepada masing-masing penerima sebanyak dua dosis dengan masa interval selama 14 hari.

Vaksin akan disalurkan di tempat khusus yang sudah disiapkan. Khusus di Tangsel, terdapat 167 lokasi yang sudah disiapkan, yang terdiri dari 28 Rumah Sakit, 47 Klinik, 63 Praktek Mandiri, dan 29 Puskesmas. 

“Kami masih menunggu untuk pendistribusiannya dari provinsi. Tetapi kami sudah mempersiapkan diri untuk vaksin tahap pertama ini,” pungkasnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill