Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel
Jumat, 4 September 2026 | 22:14
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TANGERANGNEWS.com-Nasib nahas menimpa Agus Triyono, 45. Pesepeda ini kehilangan nyawanya saat menggowes di lintasan sepeda, Jalur Pipa Gas (JPG), Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (17/1/2021) kemarin.
Agus meninggal dunia usai terjatuh saat bersepeda, sekitar pukul 09.00 WIB.

"Berawal saat korban bersama dengan lima rekan lainnya sedang bersepeda, dan melintas di posisi jalanan dengan turunan tajam agak curam," ujar Kapolsek Serpong Kompol Supriyanto, Senin (18/1/2021).

Saat melintas di jalan yang curam tersebut, korban kehilangan kendali sepedanya.
"Yang mengakibatkan korban terjatuh. Korban terjatuh diduga akibat jalan yang licin, akibat guyuran hujan," tuturnya.

Atas insiden itu, korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Namun nahas meski sudah dibawa ke rumah sakit, nyawa korban tak dapat diselamatkan. Korban pun harus kehilangan nyawanya.
"Korban dibawa ke Rumah Sakit Eka Hospital BSD untuk mendapatkan pertolongan oleh tim dokter. Namun nyawa korban tidak tertolong. Selanjutnya Jenazah korban di bawa ke rumah duka di Serpong," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TODAY TAGPT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menghadirkan solusi mobilitas bagi para penumpang yang terdampak penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, Minggu 5 September 2026.
Kasus peredara narkotika jenis etomidate di Tangerang, kembali terbongkar. Kali ini, seorang pria berinisial A, 33, ditangkap Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya di kawasan Karang Tengah, Kota Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews