Connect With Us

Alat PCR Rusak, Labkesda Tangsel Stop Sementara Pemeriksaan Sampel Swab

Rachman Deniansyah | Rabu, 20 Januari 2021 | 17:20

Ilustrasi pemeriksaan sampel tes usab atau swab test COVID-19. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tangerang Selatan kini tengah menghentikan sementara pemeriksaan sampel tes usab atau swab test COVID-19 dengan metode PCR, mulai Rabu (20/1/2021). 

 

Pemberhentian sementara itu, disampaikan melalui edaran surat pemberitahuan bernomor 800/088/Labkesda/2021, tertanggal 19 Januari 2021. 

 

Melalui edaran surat pemberitahuan tersebut, Kepala Labkesda Kota Tangsel Riki Hermawan menyampaikan, pemberhentian sementara itu dilakukan karena adanya kerusakan pada salah satu alat PCR SARS CoV-2 yang dimilikinya. 

Untuk itu, saat ini Labkesda Kota Tangsel juga tak menerima sampel uji swab untuk sementara waktu. 

 

"Alat PCR SARS CoV-2 sedang maintenance sampai dengan batas waktu tidak ditentukan," ujar Riki dalam surat edaran tersebut. 

 

Saat dikonfirmasi, Riki pun membenarkan hal tersebut. Saat ini, pihaknya sedang melakukan pemeliharaan secara menyeluruh atau general cleaning. 

 

"Untuk menjaga keselamatan petugas dan sampel, pengecekan alat-alat, dan kalibrasi dengan rutin. Serta menjaga kualitas pemeriksaan sampel," katanya.

 

Untuk sementara ini, sampel atau spesimen uji swab akan dikirim ke laboratorium lain.

 

"Sampel sementara ini kami kirim ke BBTKL dan Lab Mikro UI, Litbangkes dan Labkesda Provinsi Banten," ujarnya.

 

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Deden Deni juga turut membenarkan surat edaran tersebut.

 

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mengupayakan perbaikan secepat mungkin. 

 

"Iya benar. Ya ini lagi maintenance alatnya.Ini lagi dikerjakan (perbaiki), mudah-mudahan bisa selesai dalam waktu dekat," pungkasnya

TANGSEL
Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:24

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menaikkan anggaran perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun 2026 dari sebelumnya Rp71 juta menjadi Rp75 juta per unitnya.

BANTEN
Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16

Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill