Connect With Us

Dukung Sistem Penilangan Elektronik, Satlantas Tangsel : Lebih Akurat & Efektif

Rachman Deniansyah | Jumat, 22 Januari 2021 | 16:04

Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tangerang Selatan, AKP Bayu Marfiando. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres  Tangerang Selatan, AKP Bayu Marfiando mendukung program yang dicanangkan calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo yang akan mengedepankan sistem berbasis elektronik dalam menindak setiap pelanggar lalu lintas. 

 

Sebab, sistem penindakan yang disebut dengan Electronic Traffic Law Enforcement atau ETLE itu, dinilai Bayu akan mampu membuat penindakan berjalan lebih efektif. 

 

"Kami sangat senang karena dengan adanya sistem ETLE, setidaknya ada beberapa poin unggulan yang pertama bahwa itu akan lebih akurat, efektif, dan efisien," ujar Bayu saat ditemui di Mapolres Tangsel, Jumat (22/1/2021). 

Menurutnya, penindakan dengan sistem elektronik itu juga mampu mengurangi setiap penyimpangan yang lumrah terjadi, seperti tindak penyuapan saat penilangan dilakukan di jalanan.

 

"Di sisi lain juga mengurangi celah-celah anggota melakukan penyimpangan antara pengemudi dan anggota di lapangan," katanya.

 

Bayu menilai bahwa program yang dicanangkan oleh Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo itu sebagai inovasi yang visioner. Mengingat, kecanggihan elektronik kini sudah diterapkan hampir di seluruh bidang. 

 

"Tentunya kami mendukung, karena memang di era teknologi yang sudah memasuki tahapan 4.0 ini. Kami berharap pada petugas Polantas bisa menyesuaikan dengan teknologi yang ada. Yang disampaikan adalah penerapan ETLE," katanya.

 

Namun, kata Bayu, untuk menerapkan sistem ETLE tersebut, pihaknya perlu untuk berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder di Tangsel, seperti pihak pemerintah kota dan pengembang. 

 

"Tentunya kami akan berkoordinasi atau bersinergi dengan stakeholder lainnya, seperti Pemkot dalam hal ini mungkin Dishub, dan juga untuk wilayah Tangsel khususnya ada beberapa jalan yang memang masih masuk wilayah pengembang, oleh karena itu kami juga akan melibatkan mereka," pungkasnya.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

HIBURAN
Richard Lee Ditahan di Lapas Tangerang, Kasus Dugaan Skincare Ilegal Segera Disidangkan

Richard Lee Ditahan di Lapas Tangerang, Kasus Dugaan Skincare Ilegal Segera Disidangkan

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:56

Dokter kecantikan sekaligus influencer, Richard Lee, resmi menjalani penahanan di Lapas Tangerang Kota setelah berkas perkara yang menjeratnya dinyatakan lengkap atau P21.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill