Connect With Us

Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Puspiptek, Damkar Tangsel Minta Tolong BKSDA

Rachman Deniansyah | Jumat, 29 Januari 2021 | 13:52

| Dibaca : 396

Tampak kawanan monyet liar masuk pemukiman di kawasan Perumahan Dinas Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek), Muncul, Setu, Tangerang Selatan. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Kawanan monyet liar yang masih berkeliaran di kawasan Perumahan Puspiptek, Muncul, Setu, Kota Tangerang Selatan, telah membuat warga sekitar merasa resah.

 

Pasalnya, kawanan monyet yang tak diketahui jumlahnya itu kerap masuk ke kawasan permukiman dan melakukan penyerangan terhadap sejumlah warga. 

 

Setidaknya, hingga kini telah dilaporkan ada sebanyak empat orang yang menjadi korban keberingasan satwa liar tersebut. Ironisnya, keempat korban itu merupakan anak kecil.

 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Uci Sanusi mengatakan bahwa pihaknya langsung menerjunkan sejumlah personel tim penyelamatan ke lokasi, begitu adanya laporan terkait penyerangan monyet liar tersebut.

 

"Begitu dapat informasi terkait kejadian di Puspiptek, kita langsung menurunkan tim rescue kita ke sana, lima orang ke sana," ujar Uci saat dikonfirmasi, Jumat (29/1/2021). 

 

Namun saat melakukan penyisiran selama beberapa jam, ternyata tak ada satu ekorpun monyet yang ditemukan.  "Memang saat kita sisir tidak ditemukan, ya kita sama-sama mencari dengan tim penyelamatan dari Puspiptek ," katanya. 

Untuk mengantisipasi terjadinya kejadian serupa, pihaknya telah melayangkan surat ke Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk meminta bantuan terkait evakuasi hewan liar tersebur.

Baca Juga : 

 

"Kita mengarahkan ke Puspiptek itu untuk bersurat ke BKSDA untuk bertanya gimana langkah selanjutnya juga. Bagaimana caranya untuk menangkap dan mengevakuasi monyet-monyet itu. Kita sih menyarankan itu," ujar Uci. 

 

Langkah tersebut diambilnya hingga kini Damkar Tangsel tak memiliki alat yang mumpuni untuk dapat menangani serangan monyet liat tersebut. 

 

"Siapa tahu mereka (BKSDA) memiliki alat yang lebih lengkap. Ya kita kan menggunakan perlengkapan sederhana, jaringnya kecil yang biasa digunakan untuk menangkap monyet peliharaan yang lepas bukan yang monyet liar," pungkasnya.

KAB. TANGERANG
Kapolresta Tangerang Siap Tempatkan Personel di Tiap Lokasi Rawan Bencana

Kapolresta Tangerang Siap Tempatkan Personel di Tiap Lokasi Rawan Bencana

Kamis, 27 Januari 2022 | 21:32

TANGERANGNEWS.com - Kapolresta Tangerang Kombes Zain Dwi Nugroho siap menempatkan anggotanya untuk kesiapsiagaan bencana pada setiap wilayah yang rawan terjadinya bencana

TEKNO
realme C25Y Jadi Modal Wajib Content Creator

realme C25Y Jadi Modal Wajib Content Creator

Kamis, 13 Januari 2022 | 10:55

TANGERANGNEWS.com-realme menghadirkan smartphone yang menjawab keinginan para generasi z (Gen-Z), yakni realme C25Y. Smartphone yang diluncurkan pada akhir tahun 2021 ini memiliki segudang fitur unggulan

WISATA
Isu Tsunami Cilegon Bikin Okupansi Hotel di Anyer Anjlok

Isu Tsunami Cilegon Bikin Okupansi Hotel di Anyer Anjlok

Rabu, 15 Desember 2021 | 19:57

TANGERANGNEWS.com –Merebaknya isu bakal adanya tsunami di Cilegon akhir-akhir ini sangat mempengaruhi tingkat pesanan hotel atau okupansi di wilayah Pantai Anyer dan sekitarnya di Kabupaten Serang

BANDARA
Imigrasi Bandara Soetta Amankan Dua Kru Pesawat Kargo Asal China

Imigrasi Bandara Soetta Amankan Dua Kru Pesawat Kargo Asal China

Minggu, 23 Januari 2022 | 06:00

TANGERANGNEWS.com - Dua orang warga negara China yang merupakan kru alat angkut CP Airlines dengan nomor penerbangan CYZ251 diamankan petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatt

"Ambil Lompatan Keyakinan dan Mulailah Tahun Baru yang menakjubkan ini dengan rasa percaya"

Sarah Brightman