Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNEWS.com-Warganet baru saja dihebohkan dengan postingan adanya kabar seorang wanita yang bunuh diri dengan cara melompat di Tol Jakarta - Serpong, kawasan Parigi Baru, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Kamis (18/2/2021).
Informasi tersebut, diketahui pertama kali diunggah oleh salah satu akun Instagram bernama @Kabarbintaro.
Dalam postingannya, terdapat video yang diduga terjadi saat detik-detik peristiwa itu terjadi.
Dalam keterangan unggahannya tersebut, tertulis bahwa wanita itu bunuh diri dengan cara melompat dari fly over di atas jalan tol tersebut.
Namun saat dikonfirmasi, Humas Polsek Pondok Aren, Bripka Denny Rusdiyanto menegaskan bahwa postingan akun media sosial tersebut hoaks.
"Hoax itu. Enggak loncat bunuh diri. Binmas setempat juga sudah ke lokasi," tegas Denny saat dihubungi awak media.
Menurut hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, Denny menyatakan bahwa wanita yang berada dalam postingan itu diduga mengalami gangguan jiwa.
Wanita tersebut, kata Denny, hanya berbaring di tengah jalan tol.
Petugas jalan tol yang mendapatkan laporan mengenai keberadaan perempuan itu pun langsung mendatangi lokasi dan langsung mengamankannya agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
"Hanya tiduran di tengah jalan tol itu. Diduga gangguan jiwa. Langsung diamankan petugas, kan dia tiduran di jalanan. Disuruh bangun enggak mau," pungkasnya.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGPenyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews