Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany kunjungi beberapa titik bencana di Kota Tangsel.
Adapun titiknya adalah Perumahan Nusaloka, Perumahan Puri Bintaro Indah, Perumahan Serpong Park hingga Asrama Polisi.
Airin menjelaskan, bahwa hujan yang begitu lama mengakibatkan beberapa titik di Kota Tangsel mengalami banjir. Sehingga dibutuhkan penanganan dari pemerintah kota untuk berupaya menyurutkan tinggi banjir.
"Dari proses pengamatan tadi, kami sudah menindaklanjuti dengan penyedotan air portable oleh Dinas PU. Sehingga dipastikan sudah surut," kata dia usai melakukan sidak di beberapa titik tersebut.

Sementara titik banjir di KM 8, Airin menjelaskan, bahwa hal tersebut menjadi kewenangan BSD Tol.
Dari proses penanganan dan pengkajian bahwa banjir disebabkan jebolnya pagar pembatas tol Km 8 dan Perum Puri Bintaro Indah. Sehingga air meluap ke perumahan tersebut.

"Kami sudah menampung aspirasi warga yang menginginkan perbaikan pagar pembatas dengan yang lebih kokoh," kata Airin, Selasa (23/2/2021).
Dia menambahkan tidak hanya banjir, Tangsel juga mengalami bencana longsor di beberapa titik. Sehingga saat ini pihaknya sedang melakukan penanganan terhadap titik longsor.
"BPBD sudah dipastikan melakukan mitigasi dengan Dinas PU. Adapun sekarang, kami sedang menentukan kebijakan apa yang akan dilakukan," katanya seraya menambahkan untuk titik longsor Dinas PU sudah melakukan penanganan dengan menurunkan alat berat sebagai alat bantu merapikan puing-puing longsor.
Kemudian perbaikan akan segera dilakukan agar masyarakat bisa melakukan aktivitasnya seperti semula. (RED/RAC)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TODAY TAGLogeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.
Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan sebanyak 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat program Makan Bergisi Gratis (MBG) di berbagai wilayah di Indonesia.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews