Connect With Us

Tanggapan Airin Soal Bom Bunuh Diri di Makassar

Rachman Deniansyah | Senin, 29 Maret 2021 | 15:35

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany memberi tanggapannya terkait peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di halaman Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021) kemarin. 

Menurutnya, aksi terorisme dan kekerasan tersebut haruslah diantisipasi. 

"Apapun terorisme, apapun kekerasan, itu tidak dibolehkan. Jadi mari kita jaga kedamaian dan kenyamanan," tutur Airin, Senin (29/3/2021). 

Dengan adanya peristiwa tersebut, Airin mengungkapkan begitu mahalnya keamanan dan perdamaian. 

 

"Sehat pun akan terasa mahal manakala kita sakit, sama hal dengan keamanan, kedamaian, dan kenyamanan. Prinsipnya Tangsel rumah dan kota kita bersama. Saya berharap mari kita cintai kota kita, jangan sampai ada kekerasan dan terorisme dan yang lainnya," tegas Airin. 

Ia menjadikan peristiwa bom bunuh diri tersebut sebagai pelajaran.

"Mari kita belajar, yang dirugikan dari hal tersebut siapa? Kita lagi yang dirugikan," tuturnya. 

Untuk mengantisipasi peristiwa serupa, Airin menyebut pihaknya telah berkoordinasi guna meningkatkan keamanan. 

"Sudah, InsyaAllah kita akan bahas minggu ini dengan Forkopimda. Artinya kita jalan saja dengan apa yang kita lakukan dan tentunya penting bagi kita untuk terus berkoordinasi, komunikasi," pungkasnya.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

KAB. TANGERANG
300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:57

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill