Connect With Us

Pria Ini Nekat Mudik dari Tangsel ke Kebumen Pakai Sepeda

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 11 Mei 2021 | 10:11

Seorang pria Ageng Satriya yang nekat mudik dari Tangsel ke Kebumen pakai sepeda. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Aturan larangan mudik yang ditetapkan pemerintah ternyata tak menghalangi Ageng Satriya, pulang ke kampung halamannya. 

Pria asal Kebumen, Jasa Tengah ini pun nekat mudik dengan bersepeda dari Serpong, Tangerang Selatan agar bisa lebaran dengan sanak saudara.

Ageng mengayuh sepedanya seorang diri dengan membawa serta peralatan kerja hingga burung peliharaannya sejak Jumat (7/5/2021). 

Dia juga tidak khawatir dengan sejumlah penyekatan di beberapa wilayah karena berhasil lolos tanpa mendapat pemeriksaan. 

Saat tiba jalur pantura Plered, Kabupaten Cirebon pada Minggu (9/5/2021) pagi, pemudik ini sudah tiga hari malam di jalan.

Selama di perjalanan Ageng selalu beristirahat untuk sekadar melemaskan otot-otot yang tegang. Selain itu juga waktu istirahatnya digunakan untuk memeriksa kondisi sepeda, dari mulai pedal, stang hingga rem.

Jika ditemukan kendala dia pun sudah siap dengan peralatan yang dibawanya. Segala persiapan dilakukan pria tiga anak ini guna memperlancar mudik dengan sepeda.

"Bus tidak ada, travel juga tidak beroperasi. Ya sudah saya pakai sepeda, pelan tapi pasti. Selama di perjalanan alhamdulillah tidak ada kendala," kata Ageng di sela-sela istirahatnya di jalur pantura Cirebon, seperti dilansir dari INews, Selasa (11/5/2021).

Dia memperkirakan dalam beberapa hari ke depan bisa sampai ke kampung halamannya di Kebumen. Terpenting saat perayaan Lebaran atau salat Id, dia sudah berada di rumah bersama keluarga. (RAZ/RAC)

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

BANTEN
Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:41

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten mencatat sebanyak 160 perusahaan pertambangan telah mengantongi izin operasi produksi di wilayah Banten.

KOTA TANGERANG
Pria di Benda Tangerang Nekat Curi Honda PCX Demi Kebutuhan Hidup

Pria di Benda Tangerang Nekat Curi Honda PCX Demi Kebutuhan Hidup

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:13

Seorang pria berinisial EM diciduk polisi lantaran nekat mencuri sepeda motor Honda PCX milik warga di kawasan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill