Connect With Us

Tangan Pemotor Putus Gara-gara Tersangkut Tali Mobil Crane di Tangerang

Rachman Deniansyah | Selasa, 11 Mei 2021 | 21:27

Pemuda asal Cicayur, Desa Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang ditemukan dalam kondisi tangan terputus setelah mengalami kecelakaan, Selasa (11/05/2021) siang. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Nasib nahas menimpa pengendara motor berinisial HG,  25. Tangan kanannya putus lantaran terlibat kecelakaan maut saat melintas di Jalan Raya PLP Curug dekat Persawahan, Rancagong, Legok, Kabupaten Tangerang, Selasa (11/5/2021) siang. 

Saat melintas di jalan tersebut sekitar pukul 12.00 WIB, HG yang saat itu tengah membonceng istri kesayangannya, tiba-tiba dikagetkan dengan tali crane yang menjuntai. 

Akibatnya, korban beserta anak istrinya itu tak dapat menghindarinya hingga terlibat kecelakaan. 

Kanit Laka Lantas Polres Tangerang Selatan Iptu Agus Sutisna menuturkan, tali crane tersebut berasal dari salah satu mobil truk bernomor plat B-9005-JIN yang dikendarai oleh sopir berinisial SR. Mobil truk itu melintas dari arah Curug menuju ke arah Legok. 

"Diduga sopir kurang berkonsentrasi saat melewati jalan yang menikung, sehingga tali yang mengikat crane tersebut terlepas dan bergerak ke arah kanan lalu menabrak korban," ujar Agus kepada TangerangNews.com.

Akibat tak dapat menghindarinya, korban pun mengalami kondisi yang mengerikan. Pasalnya, korban me

lintas dari arah yang berlawanan. 

Disinyalir lantaran benturan yang begitu keras, kecelakaan mengerikan itu menyebabkan tangan kanan korban putus dan terpental. 

"Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Metro Hospital Cikupa," tuturnya. 

Sementara itu, untuk kondisi istri yang diketahui berinisial NA, 22, mengalami luka dan cidera yang cukup parah di bagian kepalanya. 

Parahnya lagi, buah hati mereka berinisial SA yang masih berusia empat tahun mengalami luka di bagian paha kanannya. 

Menurut informasi yang dihimpun, saat ini seluruh korban tengah dirawat secara intensif. 

"Korban dirawat di Rumah Sakit Metro Hospital Cikupa," pungkasnya.(RAC/RAZ)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Janjikan Kerja Gaji Rp10 Juta Per Bulan, 2 Mucikari Jebak Wanita Jadi PSK di Serang Banten

Janjikan Kerja Gaji Rp10 Juta Per Bulan, 2 Mucikari Jebak Wanita Jadi PSK di Serang Banten

Minggu, 1 Maret 2026 | 21:03

Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten berhasil membongkar praktik gelap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang beroperasi di wilayah Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.

KAB. TANGERANG
Diterjang Angin Kencang, Baliho Roboh Timpa 2 Pengendara di Legok

Diterjang Angin Kencang, Baliho Roboh Timpa 2 Pengendara di Legok

Minggu, 1 Maret 2026 | 20:22

Akibat diterpa hujan deras dan angin kencang, sebuah baliho berukuran besar roboh di Jalan Raya Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang pada Sabtu 28 Februari 2026.

TANGSEL
KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:16

Penyidik KPK menemukan lima koper berisi uang tunai senilai lebih dari Rp5,19 miliar yang disembunyikan di sebuah rumah aman (safe house) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill