Connect With Us

Pocong 'Gentayangan' di Tangerang Selatan, Tiga Keluarga di Setu Didatangi 

Rachman Deniansyah | Senin, 17 Mei 2021 | 19:35

Salah satu rumah warga disatroni oleh sesosok 'pocong' terbungkus kain kafan, terlihat gentayangan beserta petugas gabungan hendak melakukan Tes Antigen guna mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Senin (17/5/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sesosok 'pocong' terbungkus kain kafan, terlihat gentayangan di wilayah Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Senin (17/5/2021). 

Ia tak sendirian, bersama pihak Kepolisian dan petugas gabungan, pocong yang terlihat dipenuhi dengan bercak merah menyerupai darah itu, mencari rumah warga yang kedapatan tetap nekat mudik saat lebaran 2021 lalu. 

Setelah mencari-cari, pocong tersebut pun tiba di rumah salah satu warga yang baru saja kembali dari kampung halamannya di wilayah Brebes, Jawa Tengah. 

Ternyata, kedatangan si pocong itu dikarenakan warga yang baru saja pulang dari perjalanan mudiknya itu belum melakukan swab test ketika pulang ke kediamannya yang berlokasi di Kampung Setu RT 16 RW 04, Setu, Tangsel.

Salah satu rumah warga disatroni oleh sesosok 'pocong' terbungkus kain kafan, terlihat gentayangan beserta petugas gabungan hendak melakukan Tes Antigen guna mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Senin (17/5/2021).

Dengan demikian, pemudik pun langsung diwajibkan untuk mengikuti swab test di kediamannya itu. 

Usai dilakukan swab test, rumah dari pemudik itu pun ditempeli sticker sebagai tanda bahwa telah diswab. 

	Salah satu warga saat di Tes Antigen guna mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Senin (17/5/2021).

Setelah melakukan hal itu, si pocong pun kembali gentayangan mencari rumah pemudik lainnya. 

Hingga didapati kembali pemudik lain yang baru saja kembali dari kampung halamannya di Serang, Banten. 

Kepada pemudik itu, si pocong beserta petugas gabungan juga langsung melakukan swab test dan penempelan sticker. 

Salah satu warga saat di Tes Antigen guna mencegah penyebaran COVID-19 yang di hadiri sesosok 'pocong' terbungkus kain kafan, terlihat gentayangan di wilayah Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Senin (17/5/2021).

Kapolsek Cisauk AKP Fahad Hafidhulhaq menjelaskan, sedikitnya terdapat tiga keluarga dengan jumlah enam orang di wilayah Setu yang terdata telah melakukan perjalanan mudik. 

Namun, satu orang diantaranya telah melakukan swab test dan hasilnya negatif. 

"Lalu yang kita tes langsung di lokasi saat door to door ini ada lima orang dari dua keluarga. Alhamdulillah hasilnya negatif COVID-19," ujar Fahad di lokasi, Senin (17/5/202). 

Ia pun menerangkan alasannya memboyong sosok makhluk halus yang biasa disebut pocong itu dalam kegiatannya tersebut. 

Menurutnya sosok pocong itu merupakan gambaran bagi masyarakat atas bahayanya penularan COVID-19 yang telah mewabah lebih dari setahun ini. 

"Jadi ikon pocong ini untuk membuat rasa takut ke masyarakat bahwa COVID-19 berbahaya. COVID-19 mematikan. Karena tidak sedikit masyarakat yang masih menganggap remeh atau tidak percaya Covid-19," pungkasnya. (RED/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

BANDARA
Belasan Penerbangan Dialihkan dan Go Around Akibat Cuaca Ekstrem di Bandara Soekarno-Hatta

Belasan Penerbangan Dialihkan dan Go Around Akibat Cuaca Ekstrem di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 6 April 2026 | 20:10

PT Angkasa Pura Indonesia menginformasikan terjadi hujan lebat dengan intensitas tinggi yang disertai potensi windshear di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pada Senin 6 April 2026 siang.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

NASIONAL
Bos Buruh Peringatkan Badai PHK Tiga Bulan ke Depan, Ini Dua Penyebabnya

Bos Buruh Peringatkan Badai PHK Tiga Bulan ke Depan, Ini Dua Penyebabnya

Senin, 6 April 2026 | 19:41

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal memperingatkan potensi gelombang pemutusan hubungan kerja atau PHK dalam tiga bulan ke depan.

OPINI
Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Kamis, 2 April 2026 | 20:42

Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill