Connect With Us

Panik! Lagi Asik Main Air, Kerumunan Pengunjung Kolam Renang Ciputat Dibubarin Aparat

Rachman Deniansyah | Rabu, 19 Mei 2021 | 17:59

Petugas Kepolisian saat membubarkan para pengunjung kolam renang Tirta Agung, yang berlokasi Jalan RE Martadinata, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (19/5/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Panik bukan kepalang, itulah yang dirasakan oleh para pengunjung kolam renang Tirta Agung, yang berlokasi Jalan RE Martadinata, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (19/5/2021). 

Saat asik bermain air bersama keluarganya, mereka dikagetkan dengan kedatangan sejumlah aparat Kepolisian dan TNI yang langsung menyuruh para pengunjung untuk membubarkan diri. 

Mereka pun sontak terkejut. Pengunjung yang mayoritas merupakan anak kecil itu, langsung lari kocar-kacir. Mereka pun terpaksa untuk menyudahi kegiatan renangnya tersebut. 

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin menerangkan, pembubaran tersebut dilakukan lantaran mampu memicu terjadinya kerumunan dan penularan COVID-19. 

"Dibubarkan oleh Kapolsek Ciputat Timur bersama Danramil 05 Ciputat, karena mereka telah menyalahi aturan sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan," tegas Iman saat ditemui di Pool Bus Primajasa, Ciputat, Tangsel. 

Petugas Kepolisian saat membubarkan para pengunjung kolam renang Tirta Agung, yang berlokasi Jalan RE Martadinata, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (19/5/2021).

Iman mengatakan, hingga saat ini seluruh kegiatan yang berhubungan dengan wisata dan olahraga air belum diperbolehkan. Hal itu sesuai dengan peraturan yang berlaku di Kota Tangsel. 

"Sesuai dengan Peraturan Wali Kota, itu masih dilarang sampai saat ini. Sehingga dengan keberadaan mereka melakukan aktivitas renang di kolam renang umum tersebut, langsung kami bubarkan. Dan sekarang sudah tidak ada kegiatan tersebut," ujar Iman.

Atas hal itu, tempat wisata air yang menjadi sasaran para warga untuk berlibur pascalebaran itu kini telah ditutup sementara. 

"Pengelola kolam renang saat ini sedang dalam pemeriksaan oleh Polsek Ciputat Timur. Sementara ini ditutup dan dikunci," pungkasnya. (RED/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

TANGSEL
Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Kamis, 3 September 2026 | 20:13

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengerjakan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik wilayah rawan banjir dan longsor.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Kamis, 3 September 2026 | 19:03

Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill