KRL Tangerang Sempat Lumpuh, Penumpang Menumpuk di Stasiun Duri hingga Malam Hari
Kamis, 28 Mei 2026 | 13:01
Perjalanan KRL Commuter Line lintas Duri-Tangerang sempat mengalami gangguan pada Selasa, 26 Mei 2026, sore, lalu.
TANGERANGNEWS.com-Seorang ibu paruh baya berinisial YS, 61, meninggal dunia usai terlibat kecelakaan maut di Jalan Otista Raya, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu 7 Juli 2021.
Korban yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor, tewas di tempat usai terlindas kendaraan bus Transjabodetabek yang berjalan searah.
Saat dikonfirmasi, Kanit Laka Satlantas Polres Tangsel Iptu, Agus Sutisna membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"Iya benar, kejadiannya di Ciputat," ujar Agus saat dihubungi, Rabu 7 Juli 2021.

Agus menuturkan, peristiwa maut tersebut terjadi sekitar pukul 15.45 WIB, saat keduanya berjalan ke arah Jakarta.
"Sesampainya di depan toko Suliwa Abadi Computer, diduga korban tidak dalam keadaan penuh konsentrasi," tuturnya.
Atas kondisi itu, korban terjatuh ke arah bus berwarna biru yang berada di sisi kanannya.

"Korban masuk ke sisi kiri kendaraan bus PPD yang dikemudikan sopir berinisial AR yang sedang melaju di sisi kanannya," jelas Agus.
Akibatnya, insiden maut itu pun tak dapat dihindarkan. Ibu berinisial YS yang saat itu berkendara seorang diri, menghembuskan nafas terakhirnya akibat luka parah yang pada bagian kepala.
"Korban meninggal dunia di tempat dan selanjutnya dievakuasi ke RSUP Fatmawati. Selanjutnya, insiden ini kini masih dalam penyelidikan oleh Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metra Jaya," pungkasnya.
Perjalanan KRL Commuter Line lintas Duri-Tangerang sempat mengalami gangguan pada Selasa, 26 Mei 2026, sore, lalu.
TODAY TAGDinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan seluruh fasilitas teknologi dan infrastruktur digital siap mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Partai Gerindra merespons polemik terkait bantuan 1.098 ekor sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto yang menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews