KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Seorang ibu paruh baya berinisial YS, 61, meninggal dunia usai terlibat kecelakaan maut di Jalan Otista Raya, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu 7 Juli 2021.
Korban yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor, tewas di tempat usai terlindas kendaraan bus Transjabodetabek yang berjalan searah.
Saat dikonfirmasi, Kanit Laka Satlantas Polres Tangsel Iptu, Agus Sutisna membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"Iya benar, kejadiannya di Ciputat," ujar Agus saat dihubungi, Rabu 7 Juli 2021.

Agus menuturkan, peristiwa maut tersebut terjadi sekitar pukul 15.45 WIB, saat keduanya berjalan ke arah Jakarta.
"Sesampainya di depan toko Suliwa Abadi Computer, diduga korban tidak dalam keadaan penuh konsentrasi," tuturnya.
Atas kondisi itu, korban terjatuh ke arah bus berwarna biru yang berada di sisi kanannya.

"Korban masuk ke sisi kiri kendaraan bus PPD yang dikemudikan sopir berinisial AR yang sedang melaju di sisi kanannya," jelas Agus.
Akibatnya, insiden maut itu pun tak dapat dihindarkan. Ibu berinisial YS yang saat itu berkendara seorang diri, menghembuskan nafas terakhirnya akibat luka parah yang pada bagian kepala.
"Korban meninggal dunia di tempat dan selanjutnya dievakuasi ke RSUP Fatmawati. Selanjutnya, insiden ini kini masih dalam penyelidikan oleh Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metra Jaya," pungkasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGAkses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews