Connect With Us

Dinkes Tangsel Desak Provinsi Banten Maksimalkan Pendistribusian Vaksin

Rachman Deniansyah | Kamis, 15 Juli 2021 | 20:44

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kota Tangsel Tulus Muladiyono. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Kesehatan kini terus berusaha mengejar target vaksinasi bagi warganya untuk menciptakan herd immunity guna menyudahi masa pandemi COVID-19. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kota Tangsel Tulus Muladiyono mencatat hingga 13 Juli 2021, jumlah warga yang telah divaksin baru mencapai sekitar 227 ribu orang. 

Hal tersebut, salah satunya dipengaruhi dengan pendistribusian dosis vaksin yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Banten. 

"Kalau dari sana, rata-rata kita dapat 3.000 sampai 5.000 dosis. Tapi, datangnya itu terkadang dua hari sekali," ujar Tulus kepada awak media, Kamis, 15 Juli 2021. 

Atas hal itu, pihaknya memutuskan untuk memberikan sejumlah prioritas bagi sejumlah golongan, seperti lansia dan pelayan publik. 

"Pertama kita kejar di wilayah yang berzona merah, dan seterusnya. Intinya kita mau kejar sampai 70 persen," terangnya. 

Dalam mengejar target vaksinasi tersebut, Tulus mengatakan, pada setiap harinya, seluruh Puskesmas menggelar pelaksanaan vaksin secara rutin. 

Vaksinasi di Puskesmas tersebut memiliki target sebanyak 200 hingga 300 dosis per hari. 

Untuk mengejar itu, ia meminta kepada pihak provinsi untuk dapat memaksimalkan pendistribusian dosis vaksin. 

"Sekali lagi, kami meminta agar distribusi vaksin dari Dinkes Provinsi Banten dimaksimalkan. Sehingga, rata-rata pemberian vaksin hingga 5000 per hari itu bisa tercapai," pungkasnya.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

TANGSEL
Waspada Paket COD Bodong, Tukang Cukur di Tangsel Ditipu Ratusan Ribu Rupiah

Waspada Paket COD Bodong, Tukang Cukur di Tangsel Ditipu Ratusan Ribu Rupiah

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:17

Peristiwa dugaan penipuan dengan modus paket Cash on Delivery (COD) terjadi di Jalan Menjangan Raya, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu 15 Juli 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill