Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGnews-Tiga orang petugas kebersihan di Jalan Tol BSD Tangerang Selatan tewas tertabrak. Ketiganya adalah Erwin,23, Nurman,17 dan Angga,17, yang kesemuanya bertempat tinggal di Kampung Gunung RT 03/08 Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan. Informasi yang dihimpun TANGERANGnews.com, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
Kecelakaan bermula ketika seorang pengendara mobil Nissan Terano B 966 FB yang dikemudikan oleh Angga Saputra,24. Sang sopir ketika itu mengaku sedang berusaha untuk mendahului kendaraan yang ada di depannya. Namun, tiba-tiba kemudinya oleng dan menabrak tiga orang petugas Kebersihan PT Jassa Marga yang sedang bekerja memotong rumput di KM 04,200.
"Akibatnya, kendaraan yang dibawa warga Kapling 1505 BNI RT 01/14, Sarua, Bogor dari arah Bintaro menuju ke BSD Tangerang langsung menghantam ketiga orang yang berada di sisi badan jalan tersebut," ucap Bripkan Iwan Setiawan petugas PJR Jalan Tol BSD Tangerang, Sabtu (4/02).
Bahkan tubuh ketiga petugas pembersih jalan tol itu terpental hingga radius lebih dari lima meter dan menyebabkan kematian seketika. Polisi yang mengetahui itu langsung mengevakuasi jenazah ketiga korban ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan. "Diduga karena korban akan mendahuli kendaraan lain dan tidak mampu menghentikan laju kendaraannya secara mendadak," tandasnya. (sf)
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGIndustri pernikahan di Kota Tangerang kembali diramaikan dengan hadirnya venue pernikahan anyar.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews