KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGnews-Tiga orang petugas kebersihan di Jalan Tol BSD Tangerang Selatan tewas tertabrak. Ketiganya adalah Erwin,23, Nurman,17 dan Angga,17, yang kesemuanya bertempat tinggal di Kampung Gunung RT 03/08 Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan. Informasi yang dihimpun TANGERANGnews.com, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
Kecelakaan bermula ketika seorang pengendara mobil Nissan Terano B 966 FB yang dikemudikan oleh Angga Saputra,24. Sang sopir ketika itu mengaku sedang berusaha untuk mendahului kendaraan yang ada di depannya. Namun, tiba-tiba kemudinya oleng dan menabrak tiga orang petugas Kebersihan PT Jassa Marga yang sedang bekerja memotong rumput di KM 04,200.
"Akibatnya, kendaraan yang dibawa warga Kapling 1505 BNI RT 01/14, Sarua, Bogor dari arah Bintaro menuju ke BSD Tangerang langsung menghantam ketiga orang yang berada di sisi badan jalan tersebut," ucap Bripkan Iwan Setiawan petugas PJR Jalan Tol BSD Tangerang, Sabtu (4/02).
Bahkan tubuh ketiga petugas pembersih jalan tol itu terpental hingga radius lebih dari lima meter dan menyebabkan kematian seketika. Polisi yang mengetahui itu langsung mengevakuasi jenazah ketiga korban ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan. "Diduga karena korban akan mendahuli kendaraan lain dan tidak mampu menghentikan laju kendaraannya secara mendadak," tandasnya. (sf)
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews