Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGnews-Tiga orang petugas kebersihan di Jalan Tol BSD Tangerang Selatan tewas tertabrak. Ketiganya adalah Erwin,23, Nurman,17 dan Angga,17, yang kesemuanya bertempat tinggal di Kampung Gunung RT 03/08 Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan. Informasi yang dihimpun TANGERANGnews.com, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
Kecelakaan bermula ketika seorang pengendara mobil Nissan Terano B 966 FB yang dikemudikan oleh Angga Saputra,24. Sang sopir ketika itu mengaku sedang berusaha untuk mendahului kendaraan yang ada di depannya. Namun, tiba-tiba kemudinya oleng dan menabrak tiga orang petugas Kebersihan PT Jassa Marga yang sedang bekerja memotong rumput di KM 04,200.
"Akibatnya, kendaraan yang dibawa warga Kapling 1505 BNI RT 01/14, Sarua, Bogor dari arah Bintaro menuju ke BSD Tangerang langsung menghantam ketiga orang yang berada di sisi badan jalan tersebut," ucap Bripkan Iwan Setiawan petugas PJR Jalan Tol BSD Tangerang, Sabtu (4/02).
Bahkan tubuh ketiga petugas pembersih jalan tol itu terpental hingga radius lebih dari lima meter dan menyebabkan kematian seketika. Polisi yang mengetahui itu langsung mengevakuasi jenazah ketiga korban ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan. "Diduga karena korban akan mendahuli kendaraan lain dan tidak mampu menghentikan laju kendaraannya secara mendadak," tandasnya. (sf)
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
Platform gim sandbox Roblox menerapkan sistem verifikasi usia bagi penggunanya di Indonesia. Hal ini lantaran menyesuaikan dengan PP Nomor 17 Tahun 2025 yang mengatur tata kelola sistem elektronik dalam pelindungan anak.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews