Pakai Masker! Kualitas Udara di Serpong Berstatus Tidak Sehat Akibat Polusi
Kamis, 10 September 2026 | 18:28
Kualitas udara di kawasan Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berada dalam status Tidak Sehat pada Kamis, 10 September 2026.
TANGERANGNEWS.com-Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan kembali berhasil mengevakuasi seekor ular jenis sanca yang menyelinap masuk ke rumah warga.
Kali ini, ular dengan motif batik itu ditemukan tengah bersembunyi di rumah warga yang berlokasi di Perumahan Reni Jaya, Pamulang, Tangsel, Sabtu, 24 Juli 2021.
Keberadaan ular sepanjang lebih dari dua meter itu, pertama kali diketahui oleh pemilik rumah bernama Reza. Sontak, ia pun langsung melaporkan penemuan itu ke petugas.

Komandan Regu Rescue Tim A Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Darus Salam mengatakan, awalnya ia mendapat laporan sekitar pukul 04.57 WIB.
Begitu sampai di lokasi, ular tersebut sudah masuk ke dalam ventilasi kamar mandi.

"Ular sanca sepanjang 2 meter masuk ke ventilasi kamar mandi membuat terkejut istri pelapor yang hendak mandi," ujar Darus kepada TangerangNews.
Dengan sigap, petugas beserta peralatan yang memadai langsung melakukan evakuasi.
Kali ini, petugas cukup dibuat kewalahan oleh ular tersebut.
"Ular itu bergerak merambat masuk ke dalam celah genteng asbes persis di atas tembok pembatas dengan rumah sebelahnya," katanya.
Dengan demikian, Darus beserta tim lainnya terpaksa harus naik ke atas warga dan menjebol asbes rumah tersebut.
"Kita langsung membongkar atap asbes untuk mencari keberadaan ular tersebut," ujar Darus.
Setelah mencari selama lebih dari 30 menit, petugas akhirnya dapat menemukan keberadaan ular.
"Ular sudah nampak dan kita langsung evakuasi," pungkasnya.
Kualitas udara di kawasan Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berada dalam status Tidak Sehat pada Kamis, 10 September 2026.
TODAY TAGPerumda Pasar Kota Tangerang mulai menata kembali Pasar Anyar setelah masa hak sewa selama 20 tahun berakhir pada 31 Agustus 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews