Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Nasib nahas menimpa Samuel, seorang penghuni indekos di wilayah Jalan Al Hidayah, Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Pasalnya, motor kesayangan yang belum dilunasinya raib digondol kawanan maling.
Ia baru menyadarinya, saat terbangun dari tidur lelapnya di malam hari.
Namun, aksi kawanan maling tersebut tertangkap basah melalui rekaman kamera pengintai atau Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di sudut bangunan indekos.
Samuel menuturkan, menurut rekaman CCTV yang diterimanya, kawanan maling berjumlah empat orang tersebut beraksi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.
"Jadi jam tiga pagi itu saya sudah tidur, lalu ternyata pemilik (indekos) lihat CCTV jam tiga pagi, ada empat orang yang datang," ujar Samuel saat dihubungi awak media, Jumat, 30 Juli 2021.
Berdasarkan rekaman kamera pengintai, keempat pelaku saling berbagi peran.
Dua diantaranya, sebagai eksekutor. Sedangkan sisanya, mengawasi dari luar kawasan indekos.
Dalam menjalankan aksinya tersebut, para pelaku terlihat hendak menggasak lebih dari satu motor yang telah diincarnya.
Beruntung, saat saat berusaha mengeksekusi motor kedua, terdapat salah satu penghuni indekos yang membuka pintu.
Alhasil, aksi keduanya gagal. Mereka pun langsung melarikan diri.
"Iya itu ada beberapa motor. Sebenarnya mau diambil lagi sama dia, tapi kamar nomor empat buka pintu. Lalu mereka kabur. Jadi hanya dapat motor saya saja. Kebetulan motor saya di luar, posisinya paling luar," kata Samuel.
Ironisnya, motor matic berwarna hitam yang dicuri oleh keempat pelaku, belum lunas dicicil oleh korban.
"Saya masih kredit, masih 8 bulan lagi kredit," tuturnya.
Sementara itu saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren Iptu Roni Setiawan, membenarkan kejadian tersebut.
"Benar, korban sudah bikin laporan. Kalau diduga, (pelaku) intinya lebih dari satu. Kini masih dilidik," singkatnya.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGPerusahaan perlengkapan olahraga Nike kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 karyawan di berbagai wilayah operasinya.
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang telah menjaring sebanyak 105 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang berada di wilayahnya sepanjang periode 2025.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews