Connect With Us

Ini Kesaksian Petugas Ambulans yang Diduga Dihalangi Sedan di Pamulang

Rachman Deniansyah | Jumat, 30 Juli 2021 | 21:48

Tangkapan layar Bagus Sajiwo, 20, seorang petugas ambulans yang merasa diduga telah dihalangi mobil jenis sedan saat di wawancarai awak media, Jumat, 30 Juli 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Bagus Sajiwo, 20, seorang petugas ambulans yang merasa diduga telah dihalangi mobil jenis sedan saat bergegas melaju di kawasan Gaplek, Pamulang, Tangerang Selatan, angkat bicara.

Bagus menceritakan insiden yang dialaminya itu, terjadi saat ia dan sopir ambulans sedang bertugas menjemput seorang pasien di kawasan Perumahan Kemang Raya Residence, Sawangan, Depok. 

Namun kondisinya, saat itu ia dan sopir harus bergegas. Lantaran pasien yang hendak dijemputnya itu sudah dalam kondisi kritis. 

"Pertama saya ditelpon dari pihak keluarga suruh menjemput pasien dengan status kritis dan saya itu berjalan dengan kecepatan tinggi," kata Bagus saat diwawancarai awak media, Jumat, 30 Juli 2021. 

Namun ketika tiba di kawasan Gaplek, ia bertemu dengan kendaraan jenis sedan yang juga melaju tepat di depannya.

Namun yang membuatnya kesal, hingga beberapa waktu kendaraan sedan tersebut tak kunjung memberikannya jalan. 

Padahal, sirine dan tanda darurat lain sudah dinyalakan berulang kali oleh sopir yang tepat berada di sampingnya. 

"Jadi saya ngebut dia ikut ngebut, saya belok ke kanan dia ikut ke kanan. Dan dia sempat ngerem mendadak, untungnya sopir saya sempat mengambil ancang-ancang jadi tidak menabrak mobil yang (diduga) menghalangi (ambulans) saya itu," tuturnya. 

Saat itu, Bagus mengaku dirinya emosi. Hingga sempat mengancam pengendara mobil jenis sedan itu sembari merekam menggunakan telepon selulernya.

Barulah setelah ia merekam video, pengendara mobil sedan tersebut terlihat mulai mengurangi kecepatannya dan berbelok ke arah sisi jalan sebelah kiri. 

"Sesudah memvideokan, enggak lama kemudian mobil itu langsung ambil kiri, dan dia langsung mengurangi kecepatan. Saya sempat mengeluarkan kata-kata di dalam video itu yang di mana saya akan viralkan di TV," terangnya. 

Tak berselang lama, video hasil rekamannya itu pun viral di media sosial.

KAB. TANGERANG
DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:50

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menilai, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 Tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025-2029, dapat menjadi dasar penyusunan Peraturan Daerah (Perda) anti LGBT.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill