Connect With Us

Komunitas Moge Senang Kencang Beri Santunan Anak Yatim Piatu di Pamulang 

Rachman Deniansyah | Jumat, 6 Agustus 2021 | 19:43

Salah satu perwakilan Komunitas Moge saat memberikan santunan Anak Yatim Piatu yang berlokasi Jalan Pinus Raya, Pamulang Barat, Tangsel pada Jumat, 6 Agustus 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tak hanya hobi mengkoleksi motor besar saja, Komunitas Bikers Senang Kencang rupanya juga memiliki jiwa besar dengan tetap menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama di masa sulit pandemi COVID-19 ini. 

Dengan tetap mengendarai sepeda motor berkapasitas tingginya itu, mereka menyambangi satu persatu kediaman anak yang lebih dulu ditinggal kedua orang tuanya karena terinfeksi COVID-19. 

Seperti salah satunya yang berlokasi Jalan Pinus Raya, Pamulang Barat, Tangsel pada Jumat, 6 Agustus 2021. 

Founder Komunitas Senang Kencang, Wahyu Kandacong menerangkan kegiatan sosial ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang secara langsung telah terdampak COVID-19. 

Salah satu perwakilan Komunitas Moge saat memberikan santunan Anak Yatim Piatu yang berlokasi Jalan Pinus Raya, Pamulang Barat, Tangsel pada Jumat, 6 Agustus 2021.

"Jadi kami bukan hanya memiliki motor besar tetapi kami juga memiliki hati yang besar untuk membantu sesama. Mudah-mudahan apa yang kami berikan bisa membantu meringankan beban teman-teman yang ada di sini," ujar Wahyu kepada awak media. 

Selain menyalurkan santunan, para bikers tersebut juga turut menebar keceriaan para anak yatim piatu, dengan caranya sendiri. 

Usai memberikan bantuan, Wahyu mengajak anak-anak yang nasibnya kurang beruntung tersebut untuk berkeliling menggunakan motor gede yang dikendarainya. 

Cara mereka itu pun nampaknya berhasil. Keceriaan pun terpancar dari wajah anak-anak belia yang telah ditinggal oleh kedua orang tuanya tersebut. 

Wahyu mengatakan, aksi sosialnya tersebut tak berhenti sampai di sini. Ia masih akan bergerak untuk membantu sesama. 

Salah satu perwakilan Komunitas Moge saat memberikan santunan Anak Yatim Piatu yang berlokasi Jalan Pinus Raya, Pamulang Barat, Tangsel pada Jumat, 6 Agustus 2021.

Wahyu mengatakan, kegiatannya kali ini juga dilakukan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76. 

"Jumlah santunan terdapat sebanyak 76 paket, sesuai dengan usia kemerdekaan RI kali ini. Ke depan Insya Allah target kita adalah daerah Cisauk," tuturnya. 

Sementara itu, Toto Sunarto, 73, kakek dari salah satu anak yatim piatu yang disantuni, mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan oleh para bikers ini sangatlah berguna baginya. 

Terutama di masa sulit pandemi COVID-19 yang belum diketahui ujungnya ini. 

Pasalnya kini ia hanya hidup bertiga, bersama istri dan cucu yang telah ditinggal oleh kedua orang tuanya karena COVID-19, Maret 2020 lalu. 

Cucunya tersebut, kata Toto, ditinggal oleh kedua orang tuanya hanya dalam kurun waktu hari. 

"Awalnya, bapaknya yang meninggal saat Maret. Lalu 10 hari kemudian, disusul oleh ibunya. Sekarang kami hanya tinggal bertiga," tuturnya. 

Sementara itu, kakek dari anak yatim piatu lainnya, Eko Riono mengucapkan terima kasih kepada Komunitas Senang Kencang karena telah membantu dirinya meringankan beban untuk mengurus cucu-cucunya.

"Alhamdulillah, terima kasih untuk temen-temen motor gede, Alhamdulillah masih ada orang baik di Indonesia ini," tandasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Jumat, 4 September 2026 | 19:23

Jalan Raya Gardu Tanah Merah atau Jalan Pisangan Pakuhaji di Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, terpaksa dibongkar ulang menggunakan ekskavator meskipun proses pengecorannya belum sepenuhnya selesai.

TANGSEL
Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Kamis, 3 September 2026 | 20:13

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengerjakan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik wilayah rawan banjir dan longsor.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill