Connect With Us

Sadis! Bocah di Pondok Aren Tangerang Selatan Dipukuli Ibu Sambung

Rachman Deniansyah | Jumat, 20 Agustus 2021 | 23:16

Pelaku penganiayaan bocah laki-laki berusia empat tahun. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Bocah laki-laki berusia empat tahun yang diduga telah menjadi korban dugaan penganiayaan oleh orang tua angkatnya di wilayah Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan mengalami luka lebam. 

Pelakunya, yakni ibu sambungnya sendiri. 

Luka lebam pada tubuh korban itu terlihat ketika pihak Kepolisian bersama Pemkot Tangsel menyelematkan korban di kediamannya. 

"Kalau melihat dari kondisi fisik tadi, saat Pak Wakil gendong, kami lihat kondisi fisiknya ada beberapa luka lebam di tubuhnya pada bagian belakang, serta di punggung," ujar Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin saat ditemui di kawasan rumah korban, Jumat, 20 Agustus 2021. 

Untuk saat ini, Kapolres mengaku,  dugaan kasus penganiayaan itu masih dalam penyelidikan. Ia belum dapat memastikan peristiwanya secara pasti. 

Namun berdasarkan video yang beredar di sejumlah grup pesan singkat, terlihat korban mengalami perbuatan amoral oleh sesosok perempuan yang diduga merupakan ibu sambungnya. 

"Saat ini korban sudah kami amankan. Kemudian saksi juga sudah kami bawa ke Polres Tangsel. Kemudian visum sedang berlangsung di RSU Tangsel. Kalau yang terjadi di video itu, si anak (korban) diangkat kemudian dibanting di jatuhkan ke lantai," tuturnya. 

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan yang turut ikut menyelamatkan korban mengatakan, sejumlah luka lebam yang dialami korban terlihat secara kasat mata. 

Bukan hanya satu ataupun dua luka lebam. Ia mengatakan, terdapat pula sejumlah luka lainnya di beberapa bagian tubuh korban. 

"Kita lihat kalau secara visual memang terjadi ada lebam di bagian punggung belakang. Kalau yang lama, ada beberapa luka di kaki, punggung juga, dan ada di perut. Kami cek terutama yang di belakang tadi ada lebam," paparnya.

Pilar memastikan, untuk sementara ini korban akan dirawat dan diselamatkan oleh Pemkot Tangsel. Korban akan mendapat pendampingan secara khusus, hingga hasil visum dikeluarkan. 

Sebelumnya diberitakan, dugaan kasus penganiayaan terhadap anak laki-laki berusia 4 tahun itu, pertama kali mencuat setelah video penganiayaan menyebar di sejumlah grup percakapan daring.

HIBURAN
Hotel Santika BSD Angkat Kuliner Pesisir Jawa ke Meja Restoran, Ada Mangut Ikan Kakap Kaya Rempah

Hotel Santika BSD Angkat Kuliner Pesisir Jawa ke Meja Restoran, Ada Mangut Ikan Kakap Kaya Rempah

Selasa, 2 Juni 2026 | 11:08

Di tengah menjamurnya menu modern, Hotel Santika Premiere ICE BSD City menghadirkan kuliner tradisional Mangut Ikan Kakap sebagai menu spesial yang terinspirasi dari masakan khas pesisir Jawa Tengah dan Yogyakarta.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

KOTA TANGERANG
Pokja WHTR Raker Rumuskan Program Kerja Strategis, Buka Pendaftaran Anggota Baru

Pokja WHTR Raker Rumuskan Program Kerja Strategis, Buka Pendaftaran Anggota Baru

Rabu, 3 Juni 2026 | 19:58

Kelompok Kerja Wartawan Harian Tangerang Raya (Pokja WHTR) resmi menggelar Rapat Kerja (Raker) di Villa Arsa, Situ Gunung, Sukabumi, Jawa Barat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill