Connect With Us

Pemulung Korban Kebakaran di Tangerang Selatan Ditanggung Bayar Sewa Kontrakan 

Rachman Deniansyah | Kamis, 26 Agustus 2021 | 15:51

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kisah pilu dialami oleh ratusan pemulung yang harus rela kehilangan tempat tinggalnya, usai lapak seluas hampir dua hektare di Jalan Haji Sarmili, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, terbakar pada Rabu, 25 Agustus 2021 kemarin. 

Hal itu mengakibatkan ratusan pemulung harus mengungsi di tenda sederhana yang dibangun di atas tanah bekas kebakaran tersebut. 

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengungkapkan rasa keprihatinannya atas apa yang dialami oleh ratusan korban terdampak. 

Untuk itu saat ia meninjau lokasi kebakaran, Pilar langsung memerintahkan Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) untuk segera mencarikan tempat tinggal sementara bagi para korban. 

"Kita akan sewakan kontrakan. Karena tidak mungkin kondisi mereka seperti ini terus. Maka kita sewakan beberapa bulan ke depan sampai mereka menemukan solusi," ujar Pilar di lokasi, Kamis, 26 Agustus 2021. 

Baca Juga : 

Dengan relokasi sementara itu, diharapkan para korban dapat memilihkan traumanya atas kejadian itu. 

"Agar mereka bisa recovery dan nanti mereka pikirkan mau tetap di Tangsel kah atau pulang kampung. Ya kita balikan ke mereka," imbuhnya. 

Kendati demikian, keputusan atas rencana relokasi itu tetap diserahkan kepada para korban yang bersangkutan. 

"Balik lagi ke masyarakatnya. Nanti dibantu sama RT sama Lurah. Sekarang kan yang penting pemeriksaan kesehatan dulu. Nanti dimediasikan dan dicariin kontrakan atau apa, agar mereka bisa tinggal secara layak," ujarnya. 

Selain rencana relokasi tempat tinggal sementara, dalam kesempatan Pemkot Tangsel juga turut memberikan sejumlah bantuan lain. 

"Dari Dinkes juga sudah melakukan pemeriksaan kesehatan, karena saya khawatir terjadi beberapa masalah di saluran pernapasan dan takut ada yang terbakar juga," tuturnya. 

"Dari BPBD sudah dipasang tenda sementara untuk tinggal, dari Dinas Damkar sampai hari ini mau penyemprotan lagi. Sedangkan dari Dinsos sudah terdapat bantuan berupa sembako untuk mereka bisa makan dan sebagainya," pungkasnya.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

WISATA
Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Senin, 8 Juni 2026 | 15:10

Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.

KAB. TANGERANG
Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026 | 23:00

Barma Tama, 42, dan M Supriadi 17, seorang ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P, 33, di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill