Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Akibat kehilangan konsentrasi saat menyetir, pengemudi mobil yang melintasi Jalan Pusaka Kencana, Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan, menabrak sejumlah orang yang sedang memarkirkan motornya di sisi jalan pada Jumat, 17 September 2021.
Saat insiden itu terjadi, terdapat tiga orang yang menjadi korbannya. Mereka diantaranya, dua pedagang dan satu pengemudi ojek online.
Peristiwa itu pun dibenarkan Kanit Laka Lantas Polres Tangsel Iptu Nanda Setya Pratama Baso, saat dikonfirmasi.
“Ya benar, dilaporkan kejadiannya pada pukul 09.30 WIB pagi. Terjadi tepat di seberang Warteg Putra Gading Bahari," ujar Nanda.
Kecelakaan itu, terjadi saat pengendara mobil berinisial EH sedang melaju dari arah SD Sektor XII menuju ke arah Pasar Modern BSD. Namun saat melintas di lokasi, pengemudi tiba-tiba kehilangan konsentrasi.
Akibatnya mobil yang dikendarai EH membuang ke arah kiri di mana terdapat sejumlah pedagang dan pengemudi ojek online.
"Akhirnya menabrak tiga kendaraan sepeda motor yang sedang terparkir di pinggir jalan. Lalu menaiki trotoar dan menabrak pohon," tuturnya.
Atas kejadian itu, korban mengalami luka ringan. Sementara mobil yang menabrak, ringsek di bagian depannya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGTerkait usulan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan dan pencegahan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), DPRD Kabupaten Tangerang menyatakan masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat dan DPR RI, sebagai dasar hukum
Munculnya informasi mengenai potensi relokasi dua perusahaan komponen otomotif asal Jepang dari Indonesia ke Vietnam perlu menjadi perhatian serius semua pemangku kepentingan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews