Connect With Us

Pondok Aren Berdarah, Enam Luka Serius

| Sabtu, 14 Februari 2009 | 22:20

| Dibaca : 812

TANGERANGnews-Dua kelompok massa bentrok di Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan Sabtu (14/2) dini hari. Akibat bentrokan itu, enam warga mengalami luka-luka serius karena terkena senjata tajam.

Kasat Reskrim Polres Metro Kabupaten Tangerang AKP Dewa Wijaya mengatakan, peristiwa itu duga karena ada kesalahpahaman antar warga. Informasi yang berkembang di lokasi kejadian dipicu karena ada seseorang yang tidak membayar  angkot tidak sesuai tarif. “Meski begitu kamu menilai ada provokator dalam persitiwa itu. Saat ini kami sedang menyelidiknya siapa dalang dan penyebab dibalik peristiwa itu,” ucapnya Sabtu (14/02).

Peristiwa itu berawal dari Hendra ,30, seorang sopir angkot jurusan Jumbong- Ciledug, menegur ongkos sewa beberapa orang  penumpangnya karena hanya membayar ongkos Rp1.000. Padahal, Hendra beranggapan tarif resminya sebesar Rp2.000. “Rupanya teguran itu membuat kelompok orang yang naik angkot Hendra itu tidak terima, yang berujung dipukulinya sopir itu,” ucap Sarifudin salah seorang teman Hendra. Kemudian Hendra memberitahukan teman seprofesinya mengenai hal yang baru saja dialaminya itu.

Tak lama, Hendra yang telah mengetahui alamat para pelaku pemukul dirinya itu langsung mendatangi rumah yang terletak di Jl Nusantara Sektor IX, Bintaro, yang diduga dijadikan sebagai markas kelompok pemicu pemukulan. “Rupanya kedatangan  para sopir angkot itu sudah disambut oleh mereka,” ucap Uci warga sekitar. Diduga karena kalah, parfa sopir menambah rekan-rekannya untuk menyerbu sasana tinju yang juga dijadikan tempat kumpul kelompok yang memukuli Hendra itu. “Namun sekembali para sopir, kelompok orang yang berkulit sawo matang itu sudah tidak ada di lokasi,” tambahnya. Para sopir yang bersama salah satu ormas pun mencari ke rumah yang diduga menjadi tempat persembunyian mereka yakni rumah anggota Komisi III DPR RI Victor Laiskodad  yang terletak di Jl Rajawali II, Komplek Bintaro Jaya. Namun sampai di sana kelompok orang yang dicari pun sudah tidak ada.

HINGGA SABTU SORE POLISI MASIH DILOKASI

Tampak di lokasi kejadian puluhan petugas dari Polres Metro Kabupaten Tangerang dan Polsek Pondok Aren berjaga-jaga untuk mengantisipasi bentokan agar tidak meluas. Sementara, lima orang warga yang diduga sebagai provokator atas kejadian tersebut diamankan polisi untuk dimintai keterangan sebagai saksi.”Lima orang masih kami mintai keterangan,” tandas AKP Dewa Wijaya (deri)

BANDARA
Polisi Sebut Lucinta Luna Positif Konsumsi Amfetamin

Polisi Sebut Lucinta Luna Positif Konsumsi Amfetamin

Senin, 17 Februari 2020 | 20:19

TANGERANGNEWS.com–Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan artis Lucinta Luna positif mengonsumsi Amfetamin yang

PROPERTI
Saham Lippo Karawaci Diburu Investor Asing

Saham Lippo Karawaci Diburu Investor Asing

Senin, 17 Februari 2020 | 10:59

TANGERANGNEWS.com-Kinerja positif ditunjukkan PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR). Dalam tiga minggu terakhir, LPKR selalu masuk daftar 10 saham yang paling diburu investor asing

AYO! TANGERANG CERDAS
Bingung Cari Sekolah Untuk Anak? Kunjungi Edu Fair SMS

Bingung Cari Sekolah Untuk Anak? Kunjungi Edu Fair SMS

Minggu, 16 Februari 2020 | 11:28

TANGERANGNEWS.com-Sudah menjadi keinginan setiap orang tua untuk memberikan pendidikan terbaik bagi sang anak. Anak yang bahagia dapat memaksimalkan keterampilannya secara optimal, baik itu soft skills maupun hard skills.

TANGSEL
Anak Berkebutuhan Khusus di Tangsel Jadi Korban Bullying di Sosmed

Anak Berkebutuhan Khusus di Tangsel Jadi Korban Bullying di Sosmed

Jumat, 21 Februari 2020 | 19:09

TANGERANGNEWS.com-Divalah, 17, seorang anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan diagnosa Seckel Syndrome, warga Kecamatan Pondok Aren,

"Percayalah Anda Bisa, Saat Ini Anda Telah Setengah Jalan Mencapainya"

Theodore Roosevelt