Connect With Us

Kak Seto Heran Tangsel Kota Layak Anak Tapi Ada Bayi Silver

Rachman Deniansyah | Jumat, 1 Oktober 2021 | 21:25

| Dibaca : 198

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto mengecam keras dugaan adanya eksploitasi anak, yang dijadikan sebagai manusia silver di Tangerang Selatan.

"Terus terang saya mengkritik keras, mengecam keras tindakan itu bahwa sangat tidak dibenarkan. Itu adalah eksploitasi ekonomi pada anak," tegas Kak Seto kepada TangerangNews.com saat dihubungi pada Jumat, 1 Oktober 2021. 

Sudah sangat jelas, tindakan tersebut telah melanggar Undang-undang perlindungan anak. "Bahkan itu bisa dipidana ya," imbuhnya. 

Ia mengatakan, tindakan eksploitasi tersebut mendasar pada masalah perekonomian yang juga menghantam hampir seluruh lapisan masyarakat akibat pandemi COVID-19.

Namun kendati demikian, tetap saja hal itu tidak patut terjadi. Dalam hal ini, menandakan adanya ketidakselarasan antara masyarakat dan pemerintah. 

"Tapi kalau itu melanggar hak anak, hak hidup anak dan sebagainya, itu juga tidak bisa dibenarkan. Dalam hal ini tentu sangat diharapkan pemerintah dapat membantu masalah ekonomi sehingga tidak mengorbankan anak. Kemudian masyarakat sendiri juga harus peduli," terangnya. 

Ia pun tak habis pikir, peristiwa miris itu dapat terjadi di kota yang sejak lama memiliki predikat sebagai Kota Layak Anak. Tentu hal ini menjadi teguran keras bagi. Pemerintah Kota Tangerang Selatan

"Artinya Tangsel ini kan Kota Layak Anak, kemudian kok ini (eksploitasi anak) ada. Walaupun kasusnya sudah terjadi di berbagai tempat. Tapi ya mohon ini jangan sampai terjadi,” ujar Kak Seto.

Menurutnya, jangan sampai menormalisasi ekploitasi anak meski saat ini kondisi ekonomi sedang sulit.

“Nah itu pemberdayaan dari warga pemkot dan perlindungan terhadap anak, itu harus betul-betul dijunjung tinggi sebagai predikat Kota Layak Anak ini," paparnya.

Kak Seto pun menegaskan predikat kota yang seharusnya menjadikan anak-anak menjadi nyaman, harus dievaluasi.

"Harus dievaluasi bersama. Bukan hanya masalah manusia silver, tapi anak putus sekolah, kemudian berbagai kekerasan terhadap anak, bukan hanya eksploitasi ekonomi tapi seksual. Mohon menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat sendiri," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Dindik Kota Tangerang Terapkan Sekolah Branding Tonjolkan Keunggulan

Dindik Kota Tangerang Terapkan Sekolah Branding Tonjolkan Keunggulan

Selasa, 24 Mei 2022 | 23:43

TANGERANGNEWS.com-Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang menerapkan Sekolah Branding terhadap sekolah-sekolah tingkat SD hingga SMP, untuk menonjolkan ciri khas dan keunggulannya.

NASIONAL
Tidak Hanya Terkesan dengan Presidensi G20 Indonesia, Direktur Eksekutif Global Fund Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Menko Airlangga

Tidak Hanya Terkesan dengan Presidensi G20 Indonesia, Direktur Eksekutif Global Fund Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Menko Airlangga

Jumat, 24 Juni 2022 | 19:01

TANGERANGNEWS.com-Direktur Eksekutif The Global Fund Peter Sands mengucapkan selamat untuk Presidensi G20 Indonesia dan merasa terkesan atas proses G20 di bawah kepemimpinan Indonesia

HIBURAN
Liburan Super Seru dengan Main Salju dan Ice Skating di Snowy Happyland SMS Tangerang

Liburan Super Seru dengan Main Salju dan Ice Skating di Snowy Happyland SMS Tangerang

Rabu, 22 Juni 2022 | 16:29

TANGERANGNEWS.com-Bagi para orang tua yang bingung mengisi waktu liburan sekolah anak, dapat mengajak mereka bermain serta merasakan keseruan bermain salju dan ice skating di Snowy Happyland.

BISNIS
Bibit Hadirkan Fitur Instant Redemption Solusi Simpan Dana Darurat

Bibit Hadirkan Fitur Instant Redemption Solusi Simpan Dana Darurat

Selasa, 14 Juni 2022 | 12:17

TANGERANGNEWS.com-Bibit, aplikasi investasi reksa dana dan Surat Berharga Negara (SBN) untuk pemula kembali menghadirkan inovasi terbarunya lewat fitur Instant Redemption (pencairan instan).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill