Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One
Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TANGERANGNEWS.com-Pencarian korban tenggelam yang hilang akibat terseret arus saat bermain di aliran kali Angke di wilayah Lengkong Gudang Timur, Serpong, Kota Tangerang Selatan, kini telah memasuki hari kedua, Minggu, 24 Oktober 2021.
Namun, hingga sore hari ini, jasad korban yang diketahui bernama Putri Yasmin, 10, belum juga dapat ditemukan.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Kota Tangsel, Urip Supriyatna menuturkan pencarian dilakukan oleh personel gabungan. Hingga lebih dari 24 jam, belum ada titik terang dalam pencarian tersebut.
"Anak perempuan itu hanyut atau tenggelam, sejak Sabtu kemarin pukul 15.30 WIB. Diduga sedang bermain dipinggir kali bersama kedua temannya, lalu terpleset dan terbawa arus sungai," ujar Urip saat dikonfirmasi TangerangNews.com.

Pencarian belum membuahkan hasil meski tim sudah melakukan penelusuran hingga jauh dari titik awal korban tenggelam.
"Korban masih dalam pencarian petugas gabungan, baik dari instansi dan beberapa relawan potensi SAR hingga radius 4 Km," tuturnya.
Urip menerangkan, pencarian dilakukan dengan menggunakan sejumlah metode. Tim yang tergabung pun saling berbagi tugas untuk mencari keberadaan jasad bocah perempuan itu.
"Pencarian korban diduga hanyut di aliran kali angke ini dibagi 2 tim, dengan metode penyusuran sungai dan menggunakan perahu karet," paparnya.
Dengan demikian, Urip menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pencarian tersebut. Hingga korban cepat ditemukan.
"Korban memiliki ciri-ciri, memakai baju biru dan celana biru. Korban warga Kampung Jombang RT 02/03, Lengkong Gudang Timur, Serpong," pungkasnya.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TODAY TAGRencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews