Connect With Us

Tiga Kandidat Bersaing Jadi Ketua Pokja Wartawan Harian Tangerang Selatan

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 25 Oktober 2021 | 20:23

Tiga kandidat berswa foto bersama selepas mengambil nomor urut pemilihan umum calon ketua Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Tangerang Selatan (PWHTS) tahun 2021 - 2023. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Ada tiga kandidat yang bersaing dalam pemilihan umum calon ketua Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Tangerang Selatan (PWHTS) tahun 2021 - 2023. Hari ini, ketiganya pun melakukan pengambilan nomor urut peserta.

Dalam proses pengambilan nomor urut itu, Hambali dari MNC Media grup mendapatkan nomor urut 1. Selanjutnya, Fahrul Roji kontributor Trans 7 mendapat nomor urut 2 dan Rizki Suhaedi wartawan Rakyat Merdeka grup, yang juga Ketua Pokja petahana mendapat nomor urut 3.

"Pengambilan nomor urut ini dilakukan secara terbuka, yang dihadiri masing - masing kandidat calon bersama tim pendukung dan  seluruh panitia Musyawarah  Besar (Mubes)," ungkap Herlan Adiwisastra selaku Ketua Mubes Ke -VII Pokja Tangsel, di Kantor Sekretariat Pokja Tangsel, Senin 25 Oktober 2021.

Dengan terlaksananya proses pengambilan nomor urut peserta secara terbuka, pihak panitia berharap tahapan sosialisasi peserta Pilkaja dapat berjalan dengan damai dan lancar.

"Selanjutnya, kita akan mempersiapkan berbagai kesiapan untuk menyelenggarakan Mubes dan pemilihan calon ketua Pokja WHTR pada 12 November 2021 mendatang," ucap Herlan.

Calon nomor urut 1, Hambali mengaku telah mendapati tanda-tanda kemenangannya memimpin Pokja Tangsel, dengan mendapat nomor urut pertama.

"Semua angka diciptakan tuhan dengan makna yang sama baik dan barokahnya. Hanya saja, saya berharap lebih dengan angka 1 di mana bisa menjadi penebal tekad saya, untuk membuat pokja kedepan tegak lurus sebagai wadah berjuangnya para jurnalis dari berbagai media," tegas pria yang akrab disapa Joy.

Kandidat nomor urut 2, Fahrul Rozi mengatakan, saat ini Pokja Tangsel, membutuhkan perubahan.

Maka dari itu dirinya bertekad membawa semangat perubahan di tubuh Pokja Tangsel, dengan mencalonkan diri dalam kontestasi pemilihan ketua Pokja priode 2021-2023.

"Karena sebaik- baiknya perkara adalah pertengahan. Nomor dua insa Allah mendapat kepercayaan dari teman - teman. Saya menegaskan, jika terpilih nanti, saya akan sejahterakan semua anggota Pokja wartawan harian Tangsel," ucap pria yang akrab disapa Ucup.

Kandidat nomor urur 3  Rizki Suhaedi, menegaskan bahwa, keberadaan Pokja WHTS untuk menyatukan jurnalis yang biasa liputan di Tangsel. 

"Untuk itu, kedepankan tali silaturahmi antar wartawan. Demi kelancaran proses pemilihan sampai hari pencoblosan jaga kondusifitas. Siapapun yang menjadi ketua nanti harus didukung," ucap dia.

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

PROPERTI
Danantara Housing Expo 2026 Sediakan 6 Ribu Unit Hunian MBR, Termasuk di Tangerang

Danantara Housing Expo 2026 Sediakan 6 Ribu Unit Hunian MBR, Termasuk di Tangerang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Event Danantara Housing Expo (DHE) 2026 resmi dibuka di NICE Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, pada Kamis 27 Agustus 2026.

TOKOH
Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:54

Kabar duka datang dari dunia kependidikan Tangerang, rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, di RS Sari Asih Sangiang, pukul 11.14 WIB.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill