Connect With Us

Dianggap Minim, SPSI Tangsel Tolak Perhitungan UMK

Rachman Deniansyah | Kamis, 18 November 2021 | 15:27

| Dibaca : 432

Ilustrasi UMK. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pembahasan terkait godokan angka upah minimun kota (UMK) Tahun 2021 di Kota Tangerang Selatan masih bergulir. 

Sekretaris DPC SPSI Kota Tangerang Selatan, Vanny Sompie menyebut, terakhir pembahasan itu pun tertuang dalam Rapat Dewan Pengupahan Kota (Depeko), yang digelar pada Selasa, 16 November 2021 lalu. 

Dalam rapat tersebut, salah satunya membahas mengenai persentase hitungan kenaikan UMK. 

"Rapat Depeko hari Selasa kemarin baru bahas Tata tertib sidang atau rapat dan presentase perhitungan kenaikan UMK menurut formula Peraturan Pemerintah (PP) 36/2021 tentang Pengupahan," jelas Vanny saat dikonfirmasi, Kamis, 18 November 2021. 

Ia mengeklaim bahwa UMK untuk tahun 2022 bakal naik. Namun kenaikan itu menurutnya, tak akan optimal mengingat kenaikan itu mengacu pada formula PP No 36/2021.

Sedangkan di sisi lain, banyak indikator kebutuhan sehari-hari para pekerja yang terus meningkat. 

"Bagi kami SPSI jelas sangat menolak perhitungan Kenaikan UMK bila menggunakan formula PP 36/2021. Intinya karena dianggap tidak realistis bagi peningkatan kesejahteraan pekerja," tegasnya. 

Penolakan itu dilakukan, lantaran menurutnya perhitungan kenaikan UMK berdasarkan PP tersebut sangatlah minim.

"Bahkan ada sebagian kabupaten/kota yang tidak mengalami kenaikan upah tahun 2022," imbuhnya. 

Alasan lainnya, kata Vanny, karena PP 36/2021 yang merupakan turunan dari Undang-undang (UU) Cipta Kerja ini belum dapat diberlakukan. Pasalnya kini masih dalam gugatan formil dan materil oleh para serikat buruh atau pekerja. 

"PP 36/2021 sebagai peraturan turunan dari UU Ciptaker tidak bisa diberlakukan karena masih sedang berproses di MK dalam gugatan formil dan materiil oleh hampir semua serikat pekerja atau butuh, termasuk kami Konfederasi SPSI," terangnya.

Untuk itu, Vanny menegaskan bahwa SPSI akan terus berupaya menyampaikan penolakan tersebut guna memperjuangkan kesejahteraan para pekerja di Indonesia, khususnya di Tangsel. 

"Kami akan terus menyampaikan penolakan sekaligus tuntutan kami kepada Wali Kota dan Gubernur. Untuk mekanismenya akan kami koordinasikan nanti, apakah melalui aksi unjuk rasa atau audiensi," tandasnya.

BANTEN
Bank bjb Dukung Indonesia Tanpa Pencucian Uang dan Pendanaan Teroris

Bank bjb Dukung Indonesia Tanpa Pencucian Uang dan Pendanaan Teroris

Kamis, 26 Mei 2022 | 14:53

TANGERANGNEWS.com-Bank Jabar Banten (bjb) mendukung gerakan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT), demi mewujudkan sistem keuangan yang kuat, berintegritas dan berkelanjutan.

NASIONAL
Menko Airlangga Sebut Kebijakan People-Firsta Dukung Pencapaian Signifikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Menko Airlangga Sebut Kebijakan People-Firsta Dukung Pencapaian Signifikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 26 Mei 2022 | 19:56

TANGERANGNEWS.com-Momentum Presidensi G20 Indonesia tahun 2022 bersamaan dengan kondisi dunia yang sedang berjuang bersama untuk menghadapi dampak akibat pandemi Covid-19.

SPORT
Kocak, Mesut Ozil Salah Sebut Sandiaga Uno Gubernur Tangerang

Kocak, Mesut Ozil Salah Sebut Sandiaga Uno Gubernur Tangerang

Kamis, 26 Mei 2022 | 22:16

TANGERANGNEWS.com-Bintang sepakbola dunia asal Jerman Mesut Ozil bertemu dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraft) Sandiaga Uno saat berkunjung ke Jakarta, Kamis 26 Mei 2022.

TEKNO
Sasar Anak Muda, Xiaomi Luncurkan Redmi 10A Seharga Mulai Rp1 Jutaan

Sasar Anak Muda, Xiaomi Luncurkan Redmi 10A Seharga Mulai Rp1 Jutaan

Jumat, 20 Mei 2022 | 14:32

TANGERANGNEWS.com-Xiaomi kembali meluncurkan produk ponsel terbarunya yakni Redmi 10A. Smartphone entry level dibanderol dari harga Rp1 jutaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill