3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa
Jumat, 29 Mei 2026 | 14:39
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TANGERANGNEWS.com-Polisi mengamankan sebanyak 23 orang saat melintas di pos penyekatan jalan Jakarta-Bogor, tepatnya di kawasan Sandratex, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Puluhan orang tersebut hendak mengikuti kegiatan Reuni 212 di kawasan Monas, Jakarta pada Kamis, 2 November 2021.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Yulianto menuturkan, puluhan prang tersebut terjaring sejak pihaknya melakukan penyekatan mulai Rabu, 1 November 2021 malam. "Sejak semalam jam 9 malam, total yang diamankan 23 orang. Semalam ada 19 orang dan hari ini ada empat orang," papar Yulianto kepada awak media.
Yulianto menuturkan dari puluhan orang itu, rata-rata mengaku masih berusia remaja. Mereka berasal dari berbagai wilayah, mulai dari Tangsel, hingga Depok yang hendak ikut Reuni 212. "Rata-rata masih anak-anak di bawah 17 tahun," tuturnya.
Menurut pengakuannya, puluhan remaja tersebut bertolak ke Jakarta atas keinginannya sendiri. Tak ada pihak manapun yang meminta ataupun memaksanya. "Rata-rata dari mereka yang kita amankan bilangnya mau ke Jakarta," kata Yulianto.
Namun niatnya itu pupus. Mereka justru terjaring penyekatan yang dilakukan oleh aparat Kepolisian. Seluruhnya kini telah digelandang ke Mapolres Tangsel. "Dilakukan pembinaan dan nanti akan dipulangkan" pungkasnya.
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TODAY TAGPolda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam perampasan kendaraan disertai penganiayaan terhadap dua personel Satuan Brimob Polda Banten.
Siswa yang gagal masuk SMP negeri di Tangerang Selatan (Tangsel) masih berpeluang melanjutkan pendidikan di sekolah swasta dengan skema bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews