Connect With Us

Jelang PPKM Level 3, Fraksi Demokrat Tangsel: Pengawasan Harus Masif

Rachman Deniansyah | Jumat, 3 Desember 2021 | 17:55

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Tangsel, Rizki Jonis. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan meminta pemerintah untuk masif melakukan sosialisasi dan pengawasan saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mulai memasuki Level 3, mulai 24 Desember 2021 mendatang. 

“Pengawasan dan sosialisasi itu penting agar masyarakat dapat memahaminya dan tidak terkejut dengan adanya perubahan aturan yang semakin ketat,” kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Tangsel, Rizki Jonis dalam keterangannya, Jumat, 3 Desember 2021. 

Jonis menekankan, sosialisasi harus digencarkan kepada semua lapisan masyarakat sampai ke lingkungan permukiman dan berkoordinasi dengan para ketua lingkungan.

"Untuk masyarakat kita berharap dapat benar-benar mematuhi imbauan pemerintah terkait protokol kesehatan. Dan untuk ketua-ketua lingkungan dapat berkerja sama dengan pemerintah," tuturnya.

Dengan demikian, kata Jonis, tak ada lagi alasan dari masyarakat untuk melanggar aturan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 mendatang.  "Ini harus dilakukan masif agar tak ada alasan lagi untuk para pelanggar PPKM Level 3 nanti," tuturnya.

Selain itu, di sisi lain pemerintah juga harus menyiagakan seluruh kebutuhan kritikal, seperti fasilitas medis dan obat-obatan. Tujuannya guna mengantisipasi terjadi lonjakan kasus di akhir tahun ini. 

Jonis juga berharap agar masyarakat juga dapat bersinergi dengan menaati aturan, mengingat pernah adanya pengalaman lonjakan kasus setelah masa liburan.

"Tak bisa hanya pemerintah sendiri yang bekerja keras, seluruh elemen masyarakat harus benar-benar aktif berperan agar kasus yang sama tidak terulang lagi di Kota Tangsel," terang Jonis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill