AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TANGERANGNEWS.com-Sosok jurnalis senior, Rizki Suhaedi resmi dilantik untuk meneruskan estafet kepemimpinannya sebagai Ketua Kelompok Kerja Wartawan Harian Tangerang Selatan (PWHTS) periode 2021-2023.
Rizki bukanlah wajah baru. Ia merupakan incumbent yang telah berhasil memimpin Pokja Wartawan Tangsel pada periode sebelumnya.
Bertempat di D'Agape Meeting and Conference, Bogor, Jawa Barat, Rizki dilantik dengan disaksikan oleh puluhan pasang mata yang juga berprofesi sebagai jurnalis pada Minggu, 5 Desember 2021.
Rizki ditetapkan sebagai Ketua Pokja Wartawan Tangsel setelah memperoleh torehan suara terbanyak dalam Musyawarah Besar yang sebelumnya diikuti oleh sebanyak tiga calon, diantaranya Hambali dengan perolehan suara nihil, Fahrul Rozi dengan perolehan 12 suara, dan Rizki Suhaedi dengan perolehan 30 suara.

Dalam kesempatan itu, Rizki yang merupakan seorang redaktur media RMOL Banten mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada para seluruh anggota, dan pengurus yang telah mengawal pada periode sebelumnya.
"Untuk ke depannya Insya Allah kita bisa lebih baik, untuk pengurus sebelumnya terima kasih banyak atas kerja kerasnya," ungkap Rizki, Senin, 6 Desember 2021.
Selain itu, Rizki juga sekaligus melantik sejumlah pengurus yang akan berjuang bersamanya selama periode 2021-2023.
Sebagai nahkoda, Rizki bertekad untuk membawa organisasi ini untuk lebih maju. Ia berharap, Pokja dapat menjadi wadah para jurnalis dalam bekerja, berkreasi, dan menyajikan informasi bagi masyarakat.
"Mari dengan organisasi Pokja ini kita guyub bersama. Kita jaga silaturahmi kita, untuk kemajuan Pokja ini," pungkasnya.
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TODAY TAGKementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
Fenomena pernikahan siri atau pernikahan yang belum tercatat secara negara masih banyak ditemukan di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang, terutama pasangan lanjut usia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews