Bupati Tangerang Dukung Pendidikan Antikorupsi Masuk Sekolah
Selasa, 12 Mei 2026 | 00:59
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
TANGERANGNEWS.com-Pelaksanaan wisuda 2.573 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) ke-13 yang diselenggarakan secara bertahap telah resmi selesai.
Penutupan wisuda yang dimeriahkan dengan hadirnya sejumlah tokoh Indonesia tersebut berlangsung di Aula Jenderal Sudirman, Kampus UMT Cikokol, Kota Tangerang pada Minggu 12 Desember 2021, malam.
Dalam penutupan wisuda tersebut, sebanyak 27 wisudawan dan wisudawati terbaik mendapatkan penghargaan berupa beasiswa ke jenjang pendidikan selanjutnya.

"Ada sebanyak 27 wisudawan wisudawati terbaik diambil dari setiap prodi yang mempunyai IPK tertinggi di prodi masing-masing. Alhamdulillah sudah diberikan apresiasi kepada mereka untuk mengikuti studi lanjut S2 bagi lulusan sarjana dan studi lanjut S3 bagi magister," jelas Rektor UMT Ahmad Amarullah.
Dengan diberikannya apresiasi tersebut, Rektor berharap bisa mendorong mahasiswa untuk kembali berprestasi dan menggapai cita-citanya.

Adapun dalam acara penutupan wisuda ini, pihak Kampus UMT menghadirkan sejumlah tokoh Indonesia seperti Panji Pragiwaksono, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Najwa Shihab, dan Faldo Maldini yang memotivasi para wisudawan.
Rektor berpesan, para mahasiswa lulusan UMT bisa menjadi insan sebagai manusia Indonesia seutuhnya yang bertaqwa, berilmu, kreatif, dan profesional.
"Jadilah sebagai mahasiswa yang tahu dan kewajibannya belajar, belajar, dan belajar untuk kemudian mereka bisa mengukir prestasi akademik bahkan yang non akademik melalui talent-talent yang mereka dalami seperti juara di bidang-bidang seperti olahraga, seni, dan lain-lain," pungkasnya.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
TODAY TAGMemulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews