Connect With Us

Longsor di Pamulang Nyaris Timbun Rumah Warga

Rachman Deniansyah | Kamis, 13 Januari 2022 | 14:00

Longsoran tanah di Perumahan Puri Pamulang, RT 04/09, Bambu Apus, Pamulang, Rabu, 12 Januari 2022, kemarin. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Guyuran hujan deras yang melanda sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan memicu musibah longsor material tanah pada tebing yang terletak di Perumahan Puri Pamulang, RT 04/09, Bambu Apus, Pamulang, Rabu, 12 Januari 2022, kemarin. 

Meski tak ada korban jiwa, material longsor itu nyaris menimpa rumah warga yang berhadapan langsung dengan tebing tersebut. Longsoran tanah hanya menimbun tiga unit sepeda motor warga. 

Hadijah, 43, warga yang rumahnya nyaris tertimbun menceritakan, insiden itu terjadi sekitar pukul 17.50 WIB. 

"Saat kejadian saya di luar rumah, meneduh karena hujan. Saat sampai, longsor ini sudah terjadi," ujarnya, Kamis, 13 Januari 2022.

Ia terkejut saat melihat material longsor telah menutup sisi luar rumahnya. Akhirnya warga langsung mengangkut tanah longsor itu agar pintu rumah Hadijah bisa terbuka.

"Saya kaget. Waktu sampai di rumah, tanah udah penuh di depan pagar. Untung rumah saya selamat, tidak tertimbun," katanya.

Warga lainnya, Supomo, 56, menceritakan, musibah longsor itu terjadi sangat cepat. Tiba-tiba tebing yang berada di depan rumahnya ambrol.

"Jadi memang kejadiannya cepat. Tanah di atas langsung turun cepat banget," ungkapnya. 

Meski tak ada korban jiwa, Supomo tetap mengelus dada. Pasalnya, tiga motor miliknya yang terparkir tepat di bawah tebing tertimbun hingga mengalami kerusakan cukup parah.

"Dua motor kemarin langsung dievakuasi. Satu ringan, satu lagi sedang. Yang satu lagi baru dievakuasi, kondisinya rusak parah. Itu motor antik jenis Honda 70. Pasrah saya. Enggak tahu masih bisa nyala atau enggak," paparnya.

Pantauan di lokasi, sejumlah petugas dan alat berat kini sudah diterjunkan. Material longsor pun sedang diangkut. Namun akses warga saat ini masih tak dapat dilalui. Warga sekitar masih tampak shock atas terjadinya musibah tersebut.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill