Selat Hormuz: Dari Jalur Vital Menuju Leher Botol Dunia
Rabu, 29 April 2026 | 19:48
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan berencana akan membuang sampah-sampah yang diproduksi di wilayahnya ke Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut-Nambo, Kabupaten Bogor, mulai Maret 2022.
Hubungan kerjasama pun telah dijalankan. Bahkan, saat ini pihak Provinsi Jawa Barat telah memberikan sinyal perizinannya kepada Pemkot Tangsel.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman, saat dikonfirmasi, Kamis, 20 Januari 2022.
"Kita sudah diberikan sinyal, tinggal menunggu naskah dinas resmi dari mereka," ujar Wahyu.
Wahyu mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat di Lulut-Nambo. Hasilnya, pihak perusahan yang dipercaya sebagai pengelola sudah siap untuk mengelola sampah dari Tangsel ini.
"Mereka sudah konfirmasi ke kita, mereka siap. Karena yang ingin membuang sampah di sana tidak hanya Tangsel saja, namun ada dari Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan DKI Jakarta," jelas Mantan Kepala Dinas Sosial tersebut.
Ia menerangkan, tempat pembuangan sampah di Nambo sudah memiliki teknologi yang canggih. Nantinya, sampah di sana dapat dikelola menjadi bahan bakar pengganti batu bara.
Dalam waktu dekat ini, Tangsel akan diberikan naskah dinas resmi, sehingga DLH dapat melakukan langkah selanjutnya, yaitu memulai lelang bagi penyedia jasa pengangkut sampah dari Tangsel ke Nambo.
"Kita menunggu pemberitahuan dari Nambo, sehingga kita bisa memproses lelang penyedia pengakutan, karena mereka sudah bisa beroperasi di awal Maret," terangnya.
Wahyu menuturkan, jika seluruhnya telah rampung maka Tangsel dapat mengimpor sampahnya hingga 120 ton per hari.
"Nanti untuk kerjasama kontraknya akan diperpanjang atau diperbarui per tahun. Sambil menyesuaikan kondisi dan keadaan, karena mereka baru mulai operasional. Banyak alat berat harus ada, tapi mereka masih berproses juga,” ujarnya.
Sementara itu selain Nambo, kerjasama Tangsel dengan Serang terkait pembuangan sampah ini akan terus berlanjut.
"Untuk di Serang kita membuang sampah 280 ton per harinya, dan ini pun lagi menunggu proses lelang pihak ketiga jasa pengangkutan sampah, dikarenakan lelang ini bersamaan dengan jasa pengangkutan yang di Nambo," pungkasnya.
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
TODAY TAGDinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang memperketat pengawasan di daycare yang berada di wilayahnya.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital, Tangsel One, yang dilengkapi dengan asisten virtual Helita (Helo Kita Tangsel).
Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews