Connect With Us

Kasus Omicron di Tangsel Melejit, Dinkes: Waspada untuk Lansia dan Komorbid

Rachman Deniansyah | Selasa, 25 Januari 2022 | 23:29

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kasus penularan Covid-19 varian Omicron di wilayah Tangerang Selatan meningkat signifikan. Untuk saat ini saja, terdapat 16 kasus yang sudah terkonfirmasi. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, varian Omicron memiliki penyebaran yang lebih cepat. 

Mayoritas yang tertular, kata Allin, tidak merasakan gejala apapun. Kendati demikian, ia meminta masyarakat untuk tetap waspada. Terutama bagi orang-orang yang memiliki penyakit penyerta atau komorbiditas dan kelompok masyarakat yang sudah lanjut usia (lansia). 

"Harus kita waspadai. Contohnya saat Kemenkes merilis, bahwa kasus Omicron yang meninggal 2 orang di Indonesia. Bahwa Omicron ini bisa juga mengakibatkan kasus kematian pada orang yang memiliki komorbid dan lansia," terang Allin saat dikonfirmasi, Selasa, 25 Januari 2022. 

Dengan adanya dua kasus kematian itu, Dinas Kesehatan kini fokus untuk memberi perhatian lebih bagi pasien yang tergolong lansia dan memiliki komorbid tersebut. "Orang komorbid dan lansia ini menjadi fokus perhatian kita," imbuhnya. 

Selain itu, Allin menyebutkan, pihaknya juga telah memiliki strategi guna mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19, khususnya varian Omicron. "Strateginya sama, karena musuhnya sama. Hanya penularannya cepat. Jadi kami imbau, pertama masyarakat harus taat prokes, saling menjaga kesadaran kolektifnya untuk ditingkatkan lagi," terangnya. 

Untuk mempercepat pemutusan mata rantai penyebaran, Dinkes juga akan lebih menggencarkan tiga langkah penelusuran, yakni testing, tracing, dan treatment, sehingga pemutusan rantai penularan ini akan cepat. 

“Kita terus lakukan 3T, sehingga saat melakukan itu otomatis akan ada kasus yang terdeteksi. Itu konsekuensinya. Sebab kita terus tingkatkan dari segi tracing-nya," tandasnya.

KOTA TANGERANG
Waspada Macet! Rekayasa Lalu Lintas Dampak Perbaikan 4 Ruas Jalan Kota Tangerang Berlangsung 2 Bulan

Waspada Macet! Rekayasa Lalu Lintas Dampak Perbaikan 4 Ruas Jalan Kota Tangerang Berlangsung 2 Bulan

Senin, 10 Agustus 2026 | 17:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Satlantas Polres Metro Tangerang Kota resmi memberlakukan skema rekayasa lalu lintas di empat ruas jalan utama mulai Senin, 10 Agustus 2026.

TANGSEL
Pelajar Tewas Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Perjalanan Sempat Terhenti

Pelajar Tewas Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Perjalanan Sempat Terhenti

Senin, 10 Agustus 2026 | 18:57

Seorang pelajar tingkat SMA tewas seketika setelah tertemper Kereta Rel Listrik (KRL) rute Tanah Abang–Parung Panjang di Stasiun Jurangmangu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Senin sore 10 Agustus 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill