Connect With Us

Puluhan Warga Tangsel Jadi Korban Penipuan Pengembang Perumahan, Ternyata Sertifikat Digadai

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 1 Februari 2022 | 22:01

| Dibaca : 59027

Pembangunan Klaster Jasmine Residence 4 di Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, mangkrak. (@TangerangNews / Tribunnews)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 23 orang yang membeli rumah Klaster Jasmine Residence 4 di Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan menjadi korban penipuan pengembang.

Selain pengembang tidak kunjung merampungkan pembangunan perumahan yang dibeli secara inden itu, sertifikat tanah seluas 1.450 meter juga digadaikan secara diam-diam, seperti dilansir dari Kompas, Selasa 1 Februari 2022.

MS, 42, salah satu korban, menjelaskan bahwa pemilik kantor pengembang yang bernama Samtari menggadaikan sertifikat tanah ke seseorang berinisial W. Samtari kini ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan.

Kasus penipuan ini berawal ketika MS membeli rumah di Jasmine Residence 4 pada tahun 2018 dengan membayar kontan senilai Rp550 juta. Saat itu ia langsung menandatangani perjanjian pengikatan jual beli (PPJB).

Pengembang berjanji menyelesaikan pembangunan rumah dalam waktu satu tahun. Di klaster tersebut terdapat 20 lainnya dengan harga berkisar antara Rp 550 hingga Rp 600 juta.

"Harganya variasi sekitar Rp 550 juta-Rp 600 juta. Nah itu harusnya, dijanjikannya setahun pembangunan sudah jadi," ujarnya.

Namun, setelah setahun, sebanyak 21 unit rumah di klaster itu tak kunjung rampung. Pembeli pun menuntut kompensasi.

Menurut MS, pengembang tak mampu membayarkan kompensasi ataupun melanjutkan pembangunannya. Hingga Desember 2020, ada rumah yang sudah rampung 90 persen, ada juga yang baru dikerjakan hingga 20 persen.

"Pas Covid-19 pertengahan, developer semakin enggak bisa memenuhi janjinya. Kan kalau pembangunan terlambat (sesuai PPJB) dia harus bayar kompensasi, denda, itu dia semakin tidak bisa memenuhi denda itu. Alasan-alasan gitu," papar MS.

Setelah itu, secara diam-diam, Samtari menggadaikan sertifikat tanah kepada W. Penggadaian tersebut MS saat para pembeli melakukan mediasi dengan pengembang dan juga W di tahun 2020.

MS dan pembeli lain melaporkan Samtari ke Polres Tangerang Selatan dan menggugat W secara perdata ke Pengadilan Negeri Tangerang.

Berdasarkan laporan itu, Samtari ditangkap polisi sekitar bulan November atau Desember 2021. Sementara itu, sidang perdata dengan tergugat W sempat memasuki agenda proses mediasi. Namun, proses mediasi itu gagal. Akhirnya, sidang tengah berlangsung hingga saat ini.

"Kemarin sidang pertama setelah mediasi, kita ngasih bukti ke hakim, beberapa ratus lembar sebagai bukti," sebut MS.

Sidang perdata dengan tergugat W akan berlangsung lagi pada Rabu 2 Februari 2022. Adapun MS menuntut W secara perdata untuk meminta kembali hak-hak mereka, yakni sertifikat tanah di Klaster Jasmine Residence 4.

NASIONAL
Meski Penuh Tantangan, Menko Perekonomian Tegaskan Inflasi Masih Terkendali

Meski Penuh Tantangan, Menko Perekonomian Tegaskan Inflasi Masih Terkendali

Kamis, 18 Agustus 2022 | 15:51

TANGERANGNEWS.com-Ketua Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) Airlangga Hartarto menuturkan, inflasi di Indonesia masih cukup terkendali di tengah tantangan peningkatan inflasi berbagai negara. Menurut Airlangga, pengendalian

KOTA TANGERANG
Kasus Balita Diberi Obat Kedaluwarsa, Oknum Petugas Posyandu di Karang Tengah Tangerang Disanksi

Kasus Balita Diberi Obat Kedaluwarsa, Oknum Petugas Posyandu di Karang Tengah Tangerang Disanksi

Kamis, 18 Agustus 2022 | 21:22

TANGERANGNEWS.com-Oknum petugas pelayanan kesehatan Posyandu di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang akan segera dijatuhi sanksi, akibat lalai memberikan obat penurun panas kedaluwarsa kepada balita,

SPORT
Eksklusif: Perjalanan Ridho Al Ikhsan Pemain Timnas Asal Tangerang Bawa Indonesia Juara Piala AFF U-16

Eksklusif: Perjalanan Ridho Al Ikhsan Pemain Timnas Asal Tangerang Bawa Indonesia Juara Piala AFF U-16

Selasa, 16 Agustus 2022 | 14:27

TANGERANGNEWS.com-Muhammad Ridho Al-ikhsan yang masuk dalam skuad Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16 ternyata merupakan warga asal Tangerang.

KAB. TANGERANG
 Truk Pertamina Rem Blong, Sopir Banting Stir Tabrak Mobil dan Jembatan di Cisoka Tangerang

Truk Pertamina Rem Blong, Sopir Banting Stir Tabrak Mobil dan Jembatan di Cisoka Tangerang

Kamis, 18 Agustus 2022 | 23:45

TANGERANGNEWS.com-Satu unit truk tangki Pertamina ringsek usai menabrak mobil sedan dan besi pembatas jembatan, Jalan Raya Cisoka-Tigaraksa, Kampung Pasir Gatot, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Kamis 18 Agustus 2022, sore.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill