Connect With Us

Kandidat Siap Telan Pil Pahit Keputusan MK

| Kamis, 9 Desember 2010 | 18:20

| Dibaca : 9476

Anggota KPUD Tangsel saat dilantik di Puspem Kota Tangsel. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANGNEWS-Hasil persidangan sengketa Pilkada Kota Tangsel akan memasuki pembacaan putusan atau vonis pada hari ini Jumat (10/12) sekitar pukul 09.00 WIB di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Semua kubu yang bersengkata mengaku siap menelan pil pahit atas vonis MK.
 
Kubu kandidat Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie sebagai kubu yang digugat kemenangannya, menyatakan, siap menerima keputusan MK dengan seadil-adilnya. Melalui juru bicaranya Veri Muhlis Ariefuzzaman mengatakan, kredibilitas MK sebagai lembaga Negara pengawal konstitusi sudah terbukti dengan berbagai keputusan yang dikeluarkannya selama ini, termasuk keputusannya tentang sengketa Pilkada di berbagai daerah.
“Kita sudah pelajari semua keputusan MK tentang sengketa Pilkada ini. Saya fikir, MK sudah menjalankan perannya dengan baik sebagai pengawal tegaknya konstitusi di negeri tercinta ini. Secara umum kami berharap putusan MK dapat diterima berbagai pihak,” katanya, hari ini.
 Senada dengan Veri, anggota Tim Sukses Airin-Benyamin lainnya, Ahmad Jazuli juga mengatakan yang sama.  “Jika sampai kalah. Apapun keputusan itu. Kami siap menerima keputusan  MK  ini meski pil  itu pahit  dengan segala kedewasaan politik, karena putusan MK merupakan putusan final,” katanya.
 
Sedangkan, Kubu Arsid-Andre Taulany sebagai pihak penguggat hasil Pilkada Tangsel melalui kandidatnya langsung, Arsid  saat dihubungi mengatakan, Apapun hasil MK nantinya pihaknya akan menerima dan menghomatinya. “MK merupakan keputusan hukum terakhir untuk proses Pilkada ini.
Jadi kita harus menerima apapun hasil keputusannya,” katanya.  

Ditanya soal keyakinannya, Arsid mengaku, yakin akan menang dalam gugatan Pilkada di MK.
 Baik itu gugatan terhadap pasangan no urut 4 Airin-Benyamin maupun kepada KPU. Dia yakin seluruh gugatan diterima MK. Dan,  pihaknya akan  memenangkan hasil MK yang tentunya mendisfikualisikan pasangan nomor  urut 4 dan melakukan pemungutan suara ulang. “Saya akan tetap menerima, jika keputusan  itu pahit,” katanya.

Anggota KPU Tangsel Nasrulloh mengatakan, pihaknya siap menerima dan melaksanakan apapun hasil putusan yang dikeluarkan MK terkait guggatan hasil Pilkada Tangsel.  “Termasuk kemungkinan terburuk yakni Pilkada ulang. Jika MK menyatakan KPU keliru dalam penyelengaraan Pilkada, maka KPU siap bertangung jawab Kami mengajak semua elemen masyarakat menghargai apapun keputusan MK. Sebab itulah yang terbaik,” tandasnya. (deddy evan)
 

AYO! TANGERANG CERDAS
Mau jadi programer Handal, daftar ke Purwadhika sekarang

Mau jadi programer Handal, daftar ke Purwadhika sekarang

Jumat, 17 Maret 2017 | 14:00

"Dengan adanya Purwadhika, mereka bisa memperkuat ekosistem smart digital city. Sekolah dibidang digital, belum lulus pun sudah dapat menghasilkan ratusan juta rupiah. Karena sudah pasti banyak proyek-proyek besar, apalagi sudah lulus bisa triliunan," kat

BISNIS
Konsumen Alfamart : Aneh Kok Perseroan Minta Sumbangan

Konsumen Alfamart : Aneh Kok Perseroan Minta Sumbangan

Rabu, 8 Maret 2017 | 13:00

TANGERANGNews.com- Mustolih Siradj konsumen Alfamart yang kini digugat PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk menjelaskan kenapa dirinya mempertanyakan donasi yang dipungut perusahaan tersebut.

SPORT
Red Bull Luncurkan RB13,Bidik Kembali Singasana F1

Red Bull Luncurkan RB13,Bidik Kembali Singasana F1

Senin, 27 Februari 2017 | 08:15

Red Bull merilis mobil terbarunya untuk musim 2017. Diberi nama RB13, jet darat itu ditargetkan bisa menandingi Mercedes dan merebut kembali singasana balapan F1.

WISATA
Istana Nelayan, Restoran dengan Konsep Edukasi Alam di Tangerang

Istana Nelayan, Restoran dengan Konsep Edukasi Alam di Tangerang

Rabu, 15 Februari 2017 | 08:00

TANGERANGNews.com-Kota metropolitan seperti Tangerang saat ini sudah kekurangan ruang terbuka sebagai sarana rekreasi. Namun keterbatasan itu dimanfaatkan Istana Nelayan Resto & Cafe yang berlokasi di Jalan MH Thamrin, Kebon Nanas, Kota Tangerang, deng

"Ketika satu pintu tertutup, pintu-pintu lainnya terbuka, tetapi kita sering terlalu lama menatap dan menyesali pintu yang tertutup itu, sehingga kita tidak melihat pintu yang terbuka untuk kita."

Alexander Graham Bell