Connect With Us

Kandidat Siap Telan Pil Pahit Keputusan MK

| Kamis, 9 Desember 2010 | 18:20

| Dibaca : 9467

Anggota KPUD Tangsel saat dilantik di Puspem Kota Tangsel. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANGNEWS-Hasil persidangan sengketa Pilkada Kota Tangsel akan memasuki pembacaan putusan atau vonis pada hari ini Jumat (10/12) sekitar pukul 09.00 WIB di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Semua kubu yang bersengkata mengaku siap menelan pil pahit atas vonis MK.
 
Kubu kandidat Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie sebagai kubu yang digugat kemenangannya, menyatakan, siap menerima keputusan MK dengan seadil-adilnya. Melalui juru bicaranya Veri Muhlis Ariefuzzaman mengatakan, kredibilitas MK sebagai lembaga Negara pengawal konstitusi sudah terbukti dengan berbagai keputusan yang dikeluarkannya selama ini, termasuk keputusannya tentang sengketa Pilkada di berbagai daerah.
“Kita sudah pelajari semua keputusan MK tentang sengketa Pilkada ini. Saya fikir, MK sudah menjalankan perannya dengan baik sebagai pengawal tegaknya konstitusi di negeri tercinta ini. Secara umum kami berharap putusan MK dapat diterima berbagai pihak,” katanya, hari ini.
 Senada dengan Veri, anggota Tim Sukses Airin-Benyamin lainnya, Ahmad Jazuli juga mengatakan yang sama.  “Jika sampai kalah. Apapun keputusan itu. Kami siap menerima keputusan  MK  ini meski pil  itu pahit  dengan segala kedewasaan politik, karena putusan MK merupakan putusan final,” katanya.
 
Sedangkan, Kubu Arsid-Andre Taulany sebagai pihak penguggat hasil Pilkada Tangsel melalui kandidatnya langsung, Arsid  saat dihubungi mengatakan, Apapun hasil MK nantinya pihaknya akan menerima dan menghomatinya. “MK merupakan keputusan hukum terakhir untuk proses Pilkada ini.
Jadi kita harus menerima apapun hasil keputusannya,” katanya.  

Ditanya soal keyakinannya, Arsid mengaku, yakin akan menang dalam gugatan Pilkada di MK.
 Baik itu gugatan terhadap pasangan no urut 4 Airin-Benyamin maupun kepada KPU. Dia yakin seluruh gugatan diterima MK. Dan,  pihaknya akan  memenangkan hasil MK yang tentunya mendisfikualisikan pasangan nomor  urut 4 dan melakukan pemungutan suara ulang. “Saya akan tetap menerima, jika keputusan  itu pahit,” katanya.

Anggota KPU Tangsel Nasrulloh mengatakan, pihaknya siap menerima dan melaksanakan apapun hasil putusan yang dikeluarkan MK terkait guggatan hasil Pilkada Tangsel.  “Termasuk kemungkinan terburuk yakni Pilkada ulang. Jika MK menyatakan KPU keliru dalam penyelengaraan Pilkada, maka KPU siap bertangung jawab Kami mengajak semua elemen masyarakat menghargai apapun keputusan MK. Sebab itulah yang terbaik,” tandasnya. (deddy evan)
 

PROPERTI
Rangkul UKM, Dua Factory Outlet Terbesar Buka di QBig BSD

Rangkul UKM, Dua Factory Outlet Terbesar Buka di QBig BSD

Jumat, 3 Februari 2017 | 16:00

TANGERANGNews.com-Dua factory outlet terbaru besar dan terbesar di Qbig BSD City, Tangsel, yakni Factory outlet tersebut adalah Truly premiun Outlet (TPO) dan FAMOGAL (Fashionable Moslem Gallery, mulai dibuka.

AYO! TANGERANG CERDAS
Sinarmas World Academy Rayakan Imlek dan Festival Kebudayaan Tiongkok

Sinarmas World Academy Rayakan Imlek dan Festival Kebudayaan Tiongkok

Rabu, 15 Februari 2017 | 09:00

TANGERANGNews.com-Siswa-siswi Sinarmas World Academy (SWA) mulai dari jenjang TK sampai SMA memeriahkan perayaan Imlek di sekolah pada hari Sabtu 11 Februari 2017 dengan menunjukkan kebolehan mereka di dalam penampilan gabungan akan gerak tari dan lagu.

BANTEN
Libatkan PNS di Pilkada Banten, Tim Saber Tangkap 2 Pelaku Pembagi Mie Instan

Libatkan PNS di Pilkada Banten, Tim Saber Tangkap 2 Pelaku Pembagi Mie Instan

Kamis, 23 Februari 2017 | 00:00

TANGERANGNews.com-Tim Saber Politik Uang Bawaslu Banten menangkap dua pelaku pembagi mie instan berstiker cagub-cawagub Banten Wahidin Halim – Andika Hazrumy. Kedua diketahui, bernama Rizal dan Dayat. Pelaku ditangkap di tempat berbeda, yakni di Bogor,

NASIONAL
15 Februari 2017 Ditetapkan Libur Nasional

15 Februari 2017 Ditetapkan Libur Nasional

Sabtu, 11 Februari 2017 | 09:00

TANGERANGNews.com-Bertepatan dengan hari pemungutan suara Pilkada serentak yang akan dilaksanakan di 101 daerah pada Rabu (15/2/2017), Presiden Joko Widodo menetapkan tanggal tersebut sebagai hari libur nasional.

"KEBAHAGIAAN TIDAK BERASAL DARI MEMILIKI, MENGUASAI, ATAU BAHKAN MENINGGALKAN HARTA BENDA, KARNA IA BERASAL DARI MANFAAT HARTA BENDA KITA BAGI SESAMA MANUSIA "

#Unstoppable