Connect With Us

Warga Tangsel Gagal Dapat BLT

| Senin, 9 Februari 2009 | 18:38

TANGERANGnews-Ribuan Rumah Tangga Tepat Sasaran (RTS) yang terdapat di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tidak akan menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk tahun 2009. Dihentikannya penyaluran BLT tersebut oleh Pemerintah Pusat dikarenakan telah turunnya BBM serta dialihkan kepada program lain yang lebih kongkrit. "Keputusan untuk tidak ada lagi penyaluran BLT oleh Kantor Pos atau instansi yang lain terhadap RTS adalah keputusan langsung dari pemerintah pusat," ujar Kepala Kantor Pos Kecamatan Ciputat, Jonuar Sinaga yang ditumui dikantornya, Senin (9/2). Jumlah RTS pada tahun 2008 lalu yang ditangani oleh Kontor Pos Kecamatan Ciputat, Sambung Jonuar, mencapai 18.505 RTS yang tersebar 32 Kelurahan dari 4 Kecamatan diantaranya, Kecamatan Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang dan Pondok Aren. "Jumlah tersebut gabungan dari BLT tahap I dan Tahap II. Tahapan penyaluran BLT sebesar Rp 100.000 per bulan dan dilakukan per 3 bulan oleh Kantor Pos," paparnya. Penyaluran BLT kepada para RTS, lanjutnya, sebagai subsidi pemerintah yang diberikan kepada keluarga yang tergolong miskin untuk mengantisipasi dampak kenaikan BBM serta mengantisipasi keadan darurat. "Tujuan lainnya untuk merangsang masyarakat agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat," tandas Jonuar. Dia menambahkan, menurut keterangan dari Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Aburizal Bakrie, pemerintah pusat tidak lagi mengeluarkan program BLT untuk tahun 2009, pertama, harga bahan bakar minyak saat ini sudah diturunkan. Sedangkan yang kedua, pemerintah telah mengeluarkan berbagai proyek seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).. "Program KUR diprediksikan oleh pemerintah akan lebih efektif dan lebih kongkrit untuk dapat meningkatkan masyarakat miskin," jelasnya. Camat Pamulang, Totom Sudarto mengatakan, dirinya lebih menyetujui program itu, dikarenakan KUR diharapkan mampu meningkatkan ekonomi keluarga. Bahkan diharapkan dapat membuka lapangan kerja yang baru. "Bila hal tersebut berjalan dengan baik maka akan meningkatkan sector rill di Kota Tangsel," harapnya.. Sedangkan untuk melaksanakan dan mensosialisasikan KUR, kata mantan Camat Kosambi itu, adalah pihak perbankan dan tidak lagi ditangai oleh Kantor Pos.. Tentunya dalam mengajukan KUR terhadap perbankan diperlukan persyaratan-persyaratan tertentu. "Namun janji pemerintah tidak akan mempersulit masyarakat dalam melakukan pengajuan KUR," tandas Toto. (ded)
KAB. TANGERANG
Eks Kasatpol PP Tangerang Mangkir Pemeriksaan Polisi, Kuasa Hukum Minta Penjadwalan Ulang

Eks Kasatpol PP Tangerang Mangkir Pemeriksaan Polisi, Kuasa Hukum Minta Penjadwalan Ulang

Kamis, 8 Oktober 2026 | 20:46

Eks Kasatpol PP Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna meminta penjadwalan ulang pemeriksaan yang dilakukan oleh Polda Banten atas dugaan kasus pelecehan seksual

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill