Connect With Us

Preman Ngamuk Palak Pemilik Bengkel di Ciputat Tangsel, Langung Diciduk Polisi

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 27 Februari 2022 | 18:21

Seorang preman berdiri didepan bengkel di Jalan Cenderawasih Raya, Kelurahan Sawah Baru, Ciputat, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang preman mengamuk gara-gara minta oli tapi tidak dikasih oleh pemilik bengkel di Jalan Cenderawasih Raya, Kelurahan Sawah Baru, Ciputat, Tangerang Selatan.

Aksinya tersebut ternyata sempat direkam warga dan videonya viral disosial media. Atas pemalakan tersebut, polisi pun langsung menciduknya.

Kejadian ini bermula ketika pekaku datang dengan menggeber-geberkan motornya yang berknalpot racing.

“Jadi, minta oli enggak dikasih. Saya bilang, ‘yang kemarin aja belum dibayar 1 pun'. Dan sebelum-sebelumnya juga enggak pernah dibayar. Terus ngamuk-ngamuk, ngajak duel,” kata pemilik bengkel, seperti dilansir dari Sindonews, Sabtu 26 Februari 2022.

Dalam video yang beredar, tampak pria paruh baya dengan gaya bertolak pinggang memaki-maki si pemilik bengkel. Dengan mata melotot, pria berbadan tegap itu terus marah lantaran tidak diberi oli.

Karena ketakutan, si pemilik bengkel akhirnya memberikan oli yang diminta pria tersebut. Meski demikian, amukan sip pelaku ternyata tak mereda. Dia terus membentak pemilik bengkel.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Yulianto mengatakan pihaknya sudah mengamankan pelaku dari kediamannya. Kemudian dibawa ke polsek untuk diperiksa. “Lagi kita tanyain dulu motifnya apa dan segala macamnya,” ujarnya

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill