Connect With Us

Dicekoki Obat, Bocah 7 Tahun Diperkosa Kuli Bangunan di Ciputat Tangsel

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 2 Maret 2022 | 21:26

ilustrasi pemerkosaan anak dibawah umur. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang kuli bangunan berinisial RR, 44, diduga memperkosa bocah berinisial H, di Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Sebelum diperkosa, korban yang masih berusia 7 tahun ini dicekoki obat.

Ketua RT setempat, Ahmad Yani, yang juga paman korban menerangkan, tindak asusila itu terjadi pada Jumat 25 Februari 2022.

Ketika itu korban tengah main di proyek perumahan tempat pelaku bekerja. Lokasinya tak jauh dari rumah korban.

Selanjutnya, setelah pulang ke rumah, korban tiba-tiba saja mengeluarkan busa dari mulutnya lalu pingsan.

"Saya tahu dapat laporan dari orang tuanya kejadian itu hari Jumat, dikasih tahu atau laporan ke saya hari Senin 28 Februari, karena menunggu korban siuman," terang Ahmad Yani, Rabu 2 Maret 2022.

Menurut Ahmad, keponakannya itu sempat mengalami pingsan dan mengeluarkan busa dari mulutnya, pasca tindak asusila yang dia alami. Sebab berdasarkan pengakuan korban, dia sempat diberikan minuman yang dicampur obat. 

"Dikasih minuman, entah dicampur obat jadi mulutnya sempat berbusa. Pelaku itu pekerja bangunan biasanya anak - anak maen di lokasi," katanya.

ibu korban yang curiga akhirnya membawa putrinya ke rumah sakit untuk diobati. "Setelah agak sadar ditanya kenapa-kenapa, akhirnya laporan ke saya mengaku dia digituin (perkosa) sama orang," jelasnya. 

Selanjutnya, Ahmad Yani memanggil pihak P2TP2A dan meminta sang anak menunjukkan pelaku yang telah berbuat asusila tersebut. 

"Saya panggil Satgas perlindungan anak kelurahan. Sama dia (korban) ke tempat lokasi, bareng tokoh masyarakat supaya enggak terjadi apa-apa. Sekarang lagi ikut sama orang tuanya diperiksa di Polres. Pelaku pekerja bangunan," jelasnya.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TEKNO
Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Kamis, 30 April 2026 | 17:48

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital, Tangsel One, yang dilengkapi dengan asisten virtual Helita (Helo Kita Tangsel).

BISNIS
Rupiah Melemah ke Rp17.400 per Dolar AS, Bank Indonesia Bakal Lakukan Intervensi

Rupiah Melemah ke Rp17.400 per Dolar AS, Bank Indonesia Bakal Lakukan Intervensi

Selasa, 5 Mei 2026 | 18:14

Bank Indonesia buka suara setelah nilai tukar rupiah menyentuh kisaran Rp17.400 per dolar AS, salah satu level terlemah di tengah tekanan global.

KAB. TANGERANG
Tidak Istitha'ah, 7 Jemaah Calon Haji Asal Banten Gagal Berangkat

Tidak Istitha'ah, 7 Jemaah Calon Haji Asal Banten Gagal Berangkat

Selasa, 5 Mei 2026 | 21:24

Sebanyak tujuh jamaah calon haji asal Provinsi Banten Banten gagal berangkat ke tanah suci dan dipulangkan dari Embarkasi Grand El Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang lantaran tidak istitha'ah atau tidak memenuhi syarat kemampuan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill