Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Polisi menangkap RR, 44,kuli bangunan yang memperkosa anak dibawah umur berinisial H, 7, di Jombang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Pemerkosaan itu terjadi di salah satu proyek perumahan di Sudimara, Jombang, Tangsel pada 25 Februari 2022, lalu.
Kepala UPTD Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Tangsel Tri Purwanto telah mendapatkan laporan dari orangtua korban, US, 44.
"Pelaku melakukan pencabulan terhadap korban sore. Awalnya pelaku menawarkan minuman yang sudah dicampur obat tertentu dan diberikan ke korban," ujar Tri, Rabu 2 Maret 2022.
Menurut Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu, aksi pelaku dilakukan di lokasi proyek pembangunan yang beralamat di Perumahan Adipati Sudimara, RT001/003, Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel.
Kemudian pelaku memanggil korban yang sedang bermain pasir untuk masuk ke dalam pos satpam perumahan tersebut. Selanjutnya di dalam pos satpam pelaku mencekoki korban dengan minuman jenis anggur merah merk Intisari
"Korban dicekoki hingga tidak sadarkan diri, kemudian pada saat korban tidak sadar diri pelaku mencabuli korban," tutur Kapolres.
Saat ini, polisi pun sudah mengamankan tersangka untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Gangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.
Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews