Connect With Us

Terlindas Truk, Pejalan Kaki di Setu Tangsel Tewas Mengenaskan

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 19 Maret 2022 | 16:27

Ilustrasi - Kecelakaan lalu lintas. (@TangerangNews / Istimewa)

 TANGERANGNEWS.com-Seorang pejalan kaki tewas tertabrak truk di Jalan Raya Puspiptek, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), dengan kondisi sangat mengenaskan.  

Kepala Unit Laka Polres Tangsel Iptu Nanda menyebutkan, peristiwa terjadi pada Sabtu 19 Maret 2022 sekitar pukul 03.30 WIB. “Kendaraan dump truck yang tidak diketahui identitasnya datang dari arah timur menuju barat atau dari arah Muncul ke arah Pamulang melewati Jalan Raya Puspiptek,” ujar Nanda seperti dikutip dari Detik, Sabtu.

Nanda menjelaskan, setibanya di dekat Perumahan Panorama Serpong, truk diduga menabrak pejalan kaki yang identitasnya belum diketahui. “Pejalan kaki berjalan dari arah utara ke arah selatan, tertabrak dan terpental hingga terlindas pada bagian kepala," ungkap dia.

Nanda mengatakan, pejalan kaki tersebut mengalami cedera kepala berat dan meninggal di lokasi kejadian. Selanjutnya korban langsung dievakuasi ke RSUD Tangerang.

Menyangkut identitas sopir truk yang menabrak pejalan kaki itu juga belum diketahui. Polisi sejauh ini masih melakukan penyelidikan. "Sementara truknya masih kami selidiki," terang Nanda.

TANGSEL
Pemuda Masjid di Tangsel Dibekali Keterampilan Coding dan Konten Digital

Pemuda Masjid di Tangsel Dibekali Keterampilan Coding dan Konten Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:41

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar program pelatihan keterampilan digital bagi kalangan pemuda masjid.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill