Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026
Senin, 6 Juli 2026 | 12:59
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
TANGERANGNEWS.com–Tujuh wilayah di beberapa kecamatan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diterjang banjir hingga ketinggian 50 sentimeter pada Sabtu 30 April 2022. Banjir disebabkan karena hujan deras dan drainase yang tersumbat sampah.
“Terpantau tujuh titik, masyarakat masih belum mengungsi dan masih bertahan di rumah masing-masing," kata Kasi Mitigasi BPBD Tangsel Essa Nugraha seperti dikutip dari Detik, Sabtu.
Selanjutnya Essa memerinci lokasi banjir di Kampung Tembok Bolong, Rempoa, Ciputat Timur, Komplek Payung Mas dan Rooswood Garden Kecamatan Ciputat, Pondok Maharta, Kampung Bulak, Pondok Safari Kecamatan Pondok Aren, dan di Kampung Pocis Kecamatan Setu.
Ketinggian air di masing-masing lokasi bervariasi antara 20 sentimeter hingga 30 sentimeter. Adapun penyebab banjir di tujuh lokasi tersebut juga variatif. Namun, menurut Essa, faktor utamanya dikarenakan hujan yang deras.
Seperti di Rempoa, penyebabnya curah hujan tinggi dan drainase tersumbat sampah. “Sementara di Kampung Bulak faktor penyebabnya curah hujan yang tinggi dan luapan air dari anak Kali Angke," sambung dia.
Dari ketujuh titik banjir tersebut, kata Essa, ratusan kepala keluarga (KK) terdampak. Wilayah yang paling banyak KK terdampak, yaitu di Kampung Tembok Bolong, Rempoa. "Kampung Bulak 65 KK, Pondok, Pondok Maharta 280 KK, Pondok Safari 290 KK, Komplek Payung Mas 172 KK, Kampung Pocis 26 KK, dan Kampung Tembok Bolomg Rempoa 360 KK yang terdampak," terang Essa.
TODAY TAGPeserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews