Connect With Us

Kesal dengan Wali Kota Tangsel, Warga Mau Demo di depan McD Serpong Jaya

Denny Bagus Irawan | Senin, 2 Mei 2022 | 22:10

Pemukiman warga di Kelurahan Bakti Jaya RT 6 RW 1 Bakti Jaya Pocis, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan yang selalu terendam banjir. Hal itu membuat warga marah dengan Wali Kota Benyamin Davnie. (Istimewa / TangerangNews 2022)

TANGERANGNEWS.com-Banjir yang terjadi di Kelurahan Bakti Jaya RT 6 RW 1 Bakti Jaya Pocis, Kecamatan Setu, membuat warga kesal dengan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie. 

Sebab, Pemerintah Kota Tangsel disebut tidak mampu memberikan penanganan yang dapat menghentikan banjir di daerah tersebut. Terlebih, Wali Kota Tangsel menyebut kerugian masyarakat atas banjir itu tidak banyak.  Hal itu menyulut kekesalan masyarakat di Kecamatan Setu tersebut. 

  

“Enggak ada penanganan serius dari Pemkot Tangsel. Karenanya, warga kalau enggak ada halangan besok mau turun (demo) blok jalan di McD Serpong Jaya. Ini banjir sudah terjadi sejak 2019, semakin tinggi dan semakin parah. Ini sudah keenam kali,” kata Mahmudin kepada TangerangNews, hari ini. 

Menurut dia, kekecawaan warga bertambah dengan klaim Wali Kota Tangsel yang menyatakan bahwa kerugian masyarakat tidak banyak. “Sedada orang dewasa yang benar saja enggak ada kerugian banyak. Ini penyebabnya, gorong-gorong di jalan provinsi sudah enggak menampung debit air hujan,” katanya. 

“Selain itu belum ada bantuan apa pun. Dari H-1 lebaran sampai hari ini lebaran, belum ada bantuan apa pun,” jelasnya. 

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Fenomena Sarjana Pengangguran

Fenomena Sarjana Pengangguran

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50

Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill