Connect With Us

Hendak Salat ke Masjid, Warga Pamulang Tangsel Kaget Temukan Mayat Dikerubungi Lalat

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 7 Mei 2022 | 07:39

Lokasi penemuan mayat di Jalan Beringin, Pamulang, Tangsel. (@TangerangNews / Kompas)

TANGERANGNEWS.com-Warga di Pamulang, Tangerang Selatan, dikagetkan dengan penemuan jenazah saat hendak pergi salat ke masjid pada Jumat 6 Mei 2022. Mayat tanpa identitas itu saat ditemukan dalam kondisi dikerubungi lalat di sebuah lapak di Jalan Beringin, Pamulang Barat.

Bejo, 37, petugas keamanan setempat mengatakan, penemuan mayat tersebut berawal ketika petugas parkir Masjid Al-Barkah bernama Anwar mencium bau busuk saat hendak salat Jumat. Anwar kemudian mencari-cari sumber bau tersebut. “Ketika sampai di sebuah lapak dagang, Anwar terkejut melihat sekujur mayat yang dipenuhi lalat,” kata Bejo seperti dilansir dari Kompas.

Selanjutnya, sambung Bejo, Anwar langsung menginformasikan hal tersebut kepada petugas keamanan dan RT setempat. “Terus Pak RT telepon polisi. Baru dibawa jenazahnya sekitar pukul 14.30 WIB ke Rumah Sakit Fatmawati," ungkap Bejo.

Bejo menyebut sebelum ditemukan meninggal, pria tunawisma tanpa identitas itu sejak dua pekan lalu terlihat di daerah RT 04 RW 07. Pria tersebut kerap meminta-minta ke pedagang untuk makan.

“Terus tiga hari ini enggak kelihatan, ternyata tiga hari dia tidur di situ (lapak), baru ketahuan meninggal," terang Bejo.

Menurut Bejo, setiap malam lapak tersebut dijadikan sebagai tempat beristirahat oleh tunawisma itu. Tiga hari lalu dirinya juga sempat melihat tunawisma itu dan meminta agar meninggalkan lapak. Saat ini lapak tersebut memang sedang tak digunakan oleh pemiliknya karena sedang mudik Lebaran.

"Dari hari Selasa, ditanyain katanya lagi sakit. Tiga hari enggak nongol lagi, kirain sudah pergi. Pas mayatnya ditemuin tanpa identitas, enggak pakai baju, cuma bawa celana panjang di badan doang,” jelas Bejo.

HIBURAN
Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:24

Setelah melalui serangkaian seleksi yang melibatkan lebih dari 300 tea-rista dari ratusan gerai di berbagai daerah, Chatime akhirnya menetapkan pasangan asal Bintaro dan Surabaya sebagai pemenang Chatime Tea-rista Competition 2026.

KOTA TANGERANG
RSUD Panunggangan Bakal Fokus Layani Persalinan dan Kesehatan Ibu-Anak

RSUD Panunggangan Bakal Fokus Layani Persalinan dan Kesehatan Ibu-Anak

Jumat, 17 Juli 2026 | 13:51

RSUD Panunggangan Barat akan hadir sebagai fasilitas kesehatan tipe D yang berfokus pada pelayanan ibu dan anak.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill