Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com-Warga di Pamulang, Tangerang Selatan, dikagetkan dengan penemuan jenazah saat hendak pergi salat ke masjid pada Jumat 6 Mei 2022. Mayat tanpa identitas itu saat ditemukan dalam kondisi dikerubungi lalat di sebuah lapak di Jalan Beringin, Pamulang Barat.
Bejo, 37, petugas keamanan setempat mengatakan, penemuan mayat tersebut berawal ketika petugas parkir Masjid Al-Barkah bernama Anwar mencium bau busuk saat hendak salat Jumat. Anwar kemudian mencari-cari sumber bau tersebut. “Ketika sampai di sebuah lapak dagang, Anwar terkejut melihat sekujur mayat yang dipenuhi lalat,” kata Bejo seperti dilansir dari Kompas.
Selanjutnya, sambung Bejo, Anwar langsung menginformasikan hal tersebut kepada petugas keamanan dan RT setempat. “Terus Pak RT telepon polisi. Baru dibawa jenazahnya sekitar pukul 14.30 WIB ke Rumah Sakit Fatmawati," ungkap Bejo.
Bejo menyebut sebelum ditemukan meninggal, pria tunawisma tanpa identitas itu sejak dua pekan lalu terlihat di daerah RT 04 RW 07. Pria tersebut kerap meminta-minta ke pedagang untuk makan.
“Terus tiga hari ini enggak kelihatan, ternyata tiga hari dia tidur di situ (lapak), baru ketahuan meninggal," terang Bejo.
Menurut Bejo, setiap malam lapak tersebut dijadikan sebagai tempat beristirahat oleh tunawisma itu. Tiga hari lalu dirinya juga sempat melihat tunawisma itu dan meminta agar meninggalkan lapak. Saat ini lapak tersebut memang sedang tak digunakan oleh pemiliknya karena sedang mudik Lebaran.
"Dari hari Selasa, ditanyain katanya lagi sakit. Tiga hari enggak nongol lagi, kirain sudah pergi. Pas mayatnya ditemuin tanpa identitas, enggak pakai baju, cuma bawa celana panjang di badan doang,” jelas Bejo.
TODAY TAGPendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.
Wali Kota Tangerang Sachrudin membantah informasi yang beredar di masyarakat terkait isu perubahan Peraturan Daerah Nomor 7 dan Nomor 8 Tahun 2005.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews