ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANGNEWS.com-Hari terakhir libur panjang Lebaran, masyarakat terpantau memadati tempat wisata yang ada di Kota Tangerang Selatan, salah satunya Taman Kota 2 Jaletreng, Kecamatan Setu, Minggu, 08 Mei 2022.
Sejak pagi tadi, masyarakat terus berdatangan untuk piknik dan menghabiskan waktu bersama keluarga.
Terpantau sekitar pukul 16.00 sampai 17.30 WIB, masyarakat membludak. Diperkirakan jumlahnya mencapai ribuan.
Amel, 27, warga asal Gading Serpong, Kabupaten Tangerang yang datang bersama temannya mengaku, taman kota tempat yang cocok untuk menenangkan diri, dengan duduk di bawah pohon pinus yang ada di sudut taman.
''Tempatnya bagus untuk swafoto dan adem, dari pada kita ke Puncak Bogor, lebih baik di sini. Di bawah pohon pinus juga udah berasa di puncak, ujarnya.

Namun ia juga mengungkapkan kekurangan dari segi pengelolaan taman kota di mulai dari keamanan hingga sampah yang terlihat berserakan.
"Pengunjung dan pedagang membuang sampah sembarangan dan semua pengunjung mengabaikan protokol kesehatan," katanya.
Pengunjung lainnya, Lori, 27, asal Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang mengatakan hal senada. Minimnya pengelolaan taman kota agak membuat dirinya tidak nyaman.
''Sebenernya asik tempatnya buat santai, foto dan ngadem, tapi pengelolaannya kurang baik,'' ucapnya.
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TODAY TAGKabar duka datang dari dunia kependidikan Tangerang, rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, di RS Sari Asih Sangiang, pukul 11.14 WIB.
Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews